Gempa Aceh, 4 korban tewas karena tertimpa reruntuhan bangunan
Gempa Aceh, empat korban meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan. Warga bahu membahu mengevakuasi jenazah dari reruntuhan. "Bahkan ada lokasi gampong yang belum masuk alat berat," kata warga Pidie Jaya, Rudi Hermawan.
Gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Ritcher (SR) mengguncang Aceh menjelang salat subuh pada pukul 05.03 Wib, Rabu (7/12). Dilaporkan ada 18 orang meninggal dan sejumlah orang luka-luka.
Warga Pidie Jaya Rudi Hermawan mengatakan, dia baru saja mengevakuasi dua jenazah ibu dan ayah yang tertimbun reruntuhan rumah di Gampong Paru, Kecamatan Trieng Gadeng, Pidie Jaya. Sedangkan kedua anaknya yang masih duduk di sekolah dasar selamat.
"Korban luka sudah dibawa ke RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli," kata Rudi saat dihubungi merdeka.com, Rabu (7/12).
Korban meninggal karena tertimbun reruntuhan rumah. Warga bahu membahu mengevakuasi jenazah dari reruntuhan.
"Saya perkirakan banyak yang masih tertimbun reruntuhan rumah. Bahkan ada lokasi gampong yang belum masuk alat berat," tegasnya.
Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan evakuasi reruntuhan bangunan. Pihak BPBD telah mengerahkan alat berat untuk evakuasi.
Baca juga:
Gempa 6,4 SR terasa sampai Bireuen, 10 rumah di Kecamatan Samalanga
Ini sebab gempa 6,4 SR dirasakan kuat dan timbulkan kerusakan
Gempa 6,4 SR di Aceh, empat warga meninggal dunia
Kabupaten Pidie Jaya, wilayah terparah dampak Gempa Aceh
BNPB: Terjadi lima kali gempa susulan di Aceh setelah 6,4 SR
Ini data sementara kerusakan gempa 6,4 SR di Pidie Jaya
Gempa 6,4 SR di Aceh, SPBU rusak dan kubah masjid jatuh