Emansipasi perempuan juga terjadi dalam korupsi
"Pandangan perempuan yang selama ini tergambar sebagai sosok yang lemah lembut, tidak agresif, tercederai oleh korupsi."
Perkembangan emansipasi perempuan di Indonesia tahun-tahun belakangan ini patut diapresiasi. Namun ironisnya, emansipasi tersebut juga terjadi dalam kasus-kasus korupsi yang selama ini kebanyakan dilakukan kaum Adam.
"Pandangan perempuan yang selama ini tergambar sebagai sosok yang lemah lembut, tidak agresif dan lebih malu, tercederai oleh beberapa kasus korupsi yang melibatkan perempuan seperti Nunun Nurbaetie, Miranda Goeltom, Angelina Sondakh maupun Artalita Suryani," kata politikus PDIP, Dewi Aryani.
Hal itu dikatakan Dewi dalam diskusi 'Membedah Ide-ide Kartini dan Menggagas Gerakan Perempuan Indonesia ke Depan' di gedung Pemuda, Kuningan, Jakarta Selatan, (20/4).
"Ini seakan memberikan sinyalemen bahwa perempuan ternyata dapat menjadi pelaku kejahatan korupsi," imbuh Dewi.
Bupati Kutai Kertanegara, Rita Widyasari, yang hadir dalam diskusi, mengapresiasi aturan kuota 30 persen dalam pencalonan anggota legislatif. "Ini suatu prestasi yang baik," kata Rita tentang aturan di UU Pemilu itu.(mdk/ren)