LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dua anak buah gubernur Riau diperiksa KPK

Wan Syamsir Yus menolak berkomentar ketika para awak media memberondong pertanyaan.

2012-06-12 11:16:21
Korupsi PON
Advertisement

Sekretaris Pemerintah Provinsi Riau, Wan Syamsir Yus kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan dimintai keterangan atas keempat orang tersangka terkait kasus dugaan suap pembahasan revisi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 mengenai penyelenggaraan PON ke-18 di Riau.

Pantauan merdeka.com, Selasa (12/6), Syamsir tiba di Kantor KPK, Jakarta pada pukul 10.00 WIB. Menggunakan kemeja putih, Syamsir yang ditemani seorang ajudannya enggan berkomentar ketika para awak media memberondong pertanyaan.

Selain itu, lembaga yang dipimpin Abraham Samad itu juga akan meminta keterangan dari ajudan Gubernur Riau Rusli Zaenal, Said Faisal.

"Dia (Said) sebagai saksi," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha via BBM, Selasa (12/6). Namun hingga saat ini, Said belum juga hadir di kantor KPK.

KPK terus mengembangkan kasus suap PON Riau ini. KPK berupaya akan mengungkap siapa dibalik suap PON Riau ini. Pasalnya, anak buah Rusli Zainal, yakni Said disebut-sebut mengetahui dan sebagai penghubung informasi pembahasan revisi Perda dari Mantan Kadispora Lukman Abbas ke Gubernur Riau Rusli Zainal.

Seperti diketahui dalam kasus suap revisi Perda 6 tahun 2010 tentang venue menembak PON Riau ini KPK sudah menjerat 6 tersangka, diantaranya Rahmat Syahputra (PT PP), Eka Dharma Putra (pegawai Dispora) dan mantan Kadispora Lukman Abbas, ketiganya disangka selaku pemberi suap senilai Rp 900 juta.

Tiga tersangka lain yakni anggota DPRD Riau, M Faisal Aswan (fraksi Golkar), M Dunir (PKB) dan Wakil Ketua DPRD Riau Tufan Andoso Yakin (PAN). Ketiganya disangka sebagai penerima suap.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.