Demokrat nilai pemilihan Tito sebagai kapolri berdasar kemampuan
"Yang paling penting orang yang dianggap memiliki kemampuan bekerjasama dengan presiden untuk menjalankan visi & misi."
Wakil Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman menyatakan tak masalah Ketua BNPT Komjen Tito Karnavian meloncati beberapa seniornya untuk menjadi kapolri. Di umurnya yang 51, Tito bisa menemani Presiden Jokowi hingga akhir periode.
"Enggak apa-apa. Lebih bagus itu. Berarti kurang 9 tahun dia (pensiun). Menurut saya bukan karena muda dan tuanya, tetapi kemampuan," kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6).
"Yang paling penting orang yang dianggap memiliki kemampuan bekerjasama dengan presiden untuk menjalankan visi dan misinya," imbuhnya.
Namun menurut Politikus Partai Demokrat ini, masih ada kemungkinan DPR bisa menolak usulan presiden. Hal tersebut ditentukan saat fit and proper test di komisi III DPR.
"Secara normatif sangat mungkin. Belum final. Undang-undang mengatakan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri harus persetujuan dewan," tuturnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan pihaknya telah menerima calon nama Kapolri pengganti Jenderal Badrodin Haiti. Akom mengatakan, Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian akan menggantikan Badrodin Haiti.
"Jadi tadi saya sebelum kemari, beliau (Menteri Sekretaris Negara) menyampaikan surat kepada dewan, surat tersebut berisi keputusan Presiden meminta Komjen Tito Karnavian menjadi satu-satunya calon Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti," ujarnya saat kunjungan kerja di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (15/6).
Baca juga:
Komjen Tito jadi calon Kapolri, Ketua DPR sebut pilihan Jokowi tepat
Jika DPR tak setuju, Jokowi tetap berhak lantik Tito jadi Kapolri
Ketua DPR puji Komjen Tito hebat karena lompati senior
Dipilih Jokowi jadi Kapolri, Komjen Tito lewati 5 angkatan di Polri
Tito Karnavian jadi calon Kapolri kejutan dari Jokowi
Ketua Fraksi PAN: Tito pernah menolak dicalonkan jadi Kapolri