LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Delapan bocah di Surabaya masuk rumah sakit kena ledakan petasan

"Luka paling parah diderita korban asal Surabaya yang harus dilakukan rekonstruksi bagian tubuh akibat terkena petasan."

2016-07-10 02:35:00
Petasan
Advertisement

Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, merawat delapan pasien korban ledakan petasan yang dikirim ke rumah sakit tersebut selama Ramadan hingga H+3 Lebaran 2016.

Penanggung Jawab Ruangan Resusitasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSDS Surabaya Pesta Parulian Maurid Edward dr SpAn di Surabaya, mengatakan korban ledakan petasan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya lima korban.

"Ketika hari H Lebaran ada dua korban yang langsung masuk IGD, namun waktu itu masih belum diindikasi cedera berat. Kedelapan korban petasan ini rata-rata mengalami luka di tangan, lengan maupun wajah," tutur Dokter spesialis anastesi itu, Sabtu (9/7).

Ia mengatakan korban petasan itu mayoritas masih tergolong anak-anak berusia 8-13 tahun, namun ada juga yang sudah remaja antara usia 15-16 tahun yang baru dirawat pada hari H Lebaran.

"Dari delapan korban petasan yang sudah dirawat itu, luka paling parah diderita korban asal Surabaya yang harus dilakukan rekonstruksi bagian tubuh akibat terkena petasan di bagian tangan hingga merambat ke bagian tubuh," jelasnya seperti dilansir Antara.

Sementara itu, Kepala Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSDS Surabaya, dr Urip Murtedjo mengatakan sesuai pengalaman tahun sebelumnya, pasien akan mengalami kenaikan saat libur Lebaran.

"Biasanya setiap tahun pada libur Lebaran akan mengalami kenaikan pasien. Rata-rata hari biasa pasien di IRD sekitar 100-150 pasien per hari, namun pada libur Lebaran akan naik sekitar 5-10 persen," terangnya.

Berdasarkan data tahun 2015 saat libur Lebaran, tingkat kegawatan pasien terbagi empat, yaitu kuning (gawat darurat ringan), hijau (gawat darurat semu), biru (mengancam nyawa), dan merah (gawat darurat berat).

"Jumlah pasien IRD ketika Lebaran tahun lalu mencapai 984 pasien. Rinciannya, dalam kategori kuning pada libur Lebaran tahun lalu mencapai 466 pasien, hijau sebanyak dua pasien, biru sekitar 503 pasien, sedangkan merah sebanyak 503 pasien," paparnya.

Selain itu, ia menambahkan ada lima penyakit terbanyak yang menjadi langganan masyarakat ketika Lebaran, yaitu diare, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Dyspepsia (gangguan lambung), Fever (gangguan pencernaan), dan Asma.

Baca juga:
Jelang Lebaran, penjualan petasan di Pasar Gembrong boncos
Ribuan liter miras hingga petasan hasil razia di Solo dimusnahkan
Gelar operasi Pekat 15 hari, polisi sita narkoba hingga petasan
Sambut Ramadan, Polres Cilacap berantas petasan, judi sampai PSK
Pemprov DKI larang peredaran petasan karena jadi pemicu tawuran

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.