Curhat ibu Maryam dan ibu Wulan hujan tak kunjung reda
"Cucian enggak kering-kering. Padahal saya punya bayi. Kasihan kalau pakai baju yang lembab," kata Maryam.
Sudah lebih dari seminggu hujan di kawasan Bogor, Jawa Barat nyaris tak berhenti. Selain menimbulkan banjir kiriman ke Jakarta, hujan ini juga membuat para ibu rumah tangga di Bogor kebingungan.
"Cucian enggak kering-kering. Padahal saya punya bayi. Kasihan kalau pakai baju yang lembap, disetrika juga susah," kata Maryam (25), seorang ibu muda di Kabupaten Bogor, Selasa (21/1).
Pagi ini hujan deras tak henti mengguyur Bogor sejak dini hari kemarin. Karena itu Maryam tak tega membiarkan anak-anaknya pergi ke sekolah.
Topik pilihan: Banjir Jakarta | Banjir Manado
"Anak saya sekolah di TK. Biar saja nggak usah sekolah. Kasihan kehujanan. Banyak juga anak tetangga yang tidak sekolah," jelasnya.
Wulan (24), juga mengeluhkan tukang sayur yang tak nongol hampir tiga hari ini. Lokasi perumahan tempatnya tinggal cukup jauh dari pasar, sehingga sehari-hari mengandalkan tukang sayur keliling.
"Pusing nih, nggak ada yang bisa dimasak. Sudah beberapa hari ini nggak ada tukang sayur," kata Wulan.
Baca juga:
Banjir bandang sapu tenggara Prancis, 2 warga tewas
Penampakan awan hujan di Jakarta pagi ini
BMKG perkirakan musim hujan berakhir April
Pohon tumbang timpa 2 mobil, lalin Jalan Pemuda-Matraman padat
Hujan deras, Lenteng Agung-Tanjung Barat macet parah