Cerita kekaguman Misbakhun pada Ariel
Bersama Ariel, Misbakhun mengaku pernah menciptakan satu lagi tentang revolusi.
Politisi PKS Misbakhun dan personel Peterpan Ariel pernah sama-sama mendekam di balik dinginnya hotel prodeo milik Bareskrim Mabes Polri sekitar tahun 2010. Saat itu keduanya sedang menjalani proses hukum namun dalam kasus yang berbeda.
Perkenalan di tahanan saat itu meninggalkan kesan tersendiri untuk Misbakhun tentang sosok Ariel. Merasa senasib sepenanggungan keduanya kemudian menjadi dekat bahkan mereka sempat menciptakan lagu bersama yang bertemakan tentang revolusi.
"Lagu revolusi saya ciptakan bareng dia. Liriknya tentang ketidakadilan, tentang intimidasi, tentang perlunya perubahan," ungkap Misbakhun saat berbincang santai pada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/7) malam kemarin.
Misbakhun mengaku menulis sendiri lirik lagu itu. Sayang dia mulai lupa penggalan kata demi kata yang dirajutnya. Tapi dia memastikan bahwa liriknya sangat kental dengan kondisi negara Indonesia di mana keadilan kini terjadi karena proses yang semena-mena.
"Lupa saya (liriknya), tapi terekam kok sama Ariel," tambahnya.
Dia menilai kasusnya dan Ariel sebagai bentuk dari proses ketidakadilan itu. Terkait masalah hukum yang membelit Ariel, Misbakhun menilai hanya bentuk pengalihan isu dari kasus Bank Century yang kala itu sedang mencuat.
"Ariel bisa menerima keadaan, dia orangnya tahan, Ariel selama di penjara tabah. Malah di penjara Bareskrim itu dia bikin kaligrafi. Dan sampai sekarang, saya lihat di penjara Bareskrim, kaligrafinya Ariel itu ada," ceritanya sumringah.
Menurutnya, hal yang wajar jika hingga kini Ariel masih menarik simpati banyak orang. Karena secara pribadi, di matanya Ariel adalah pemuda yang menyenangkan, baik dan memiliki jiwa seni yang patut diacungi jempol.
"Ariel itu seninya bagus. Dan hubungan pribadinya dengan semua orang baik. Tidak mempunyai masalah," tandas Misbakhun.(mdk/lia)