Cari Umpan untuk Memancing, Warga Indragiri Hilir Tewas Diterkam Buaya
Seorang pemuda tewas diterkam buaya di tepi parit yang ada di Desa Sungai Nyiur Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Jasadnya ditemukan warga, Senin (4/10), belasan jam setelah serangan satwa itu.
Seorang pemuda tewas diterkam buaya di tepi parit yang ada di Desa Sungai Nyiur Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Jasadnya ditemukan warga, Senin (4/10), belasan jam setelah serangan satwa itu.
Korban bernama Didi Apriyanto (23), warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. Sebelum kejadian, dia diketahui pergi mencari cacing lumpur untuk umpan memancing, Minggu (3/10) sekitar pukul 15.00 WIB,.
"Awalnya korban membersihkan badannya di kuala parit. Ketika korban sedang membersihkan badannya, korban diterkam buaya hingga hilang diseret," kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dian Setiawan kepada merdeka.com Selasa (5/10).
Petugas Kepolisian, TNI, dan pihak perusahaan bersama masyarakat sempat mencari keberadaan korban seusai diterkam buaya. Namun, pencarian belum membuahkan hasil.
Jasad korban baru ditemukan keesokan harinya, Senin (4/9) sekitar pukul 06.00 WIB, di parit 2 Dusun Kampung Baru, Desa Sungai Nyiur, tidak jauh dari lokasi serangan. "Tubuh korban ditemukan di tepi sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa," ucap Dian.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban dalam keadaan utuh. Namun terdapat beberapa luka bekas gigitan di bagian tubuhnya.
"Jenazah korban langsung dibawa menggunakan speed boat ke rumah orang tuanya di Desa Rantau Panjang untuk dimakamkan," kata Dian.
Dian mengimbau agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai. Dia tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali.
Baca juga:
Lagi Cari Daun Nipah, Warga Musi Banyuasin Tewas Diterkam Buaya
Pencari Udang di Paser Hilang Diterkam Buaya
Menyelam Bersama Ayah di Teluk Lombok, Bocah 8 Tahun Tewas Diterkam Buaya
Bocah di Kaltim Tewas Usai Diterkam Buaya
Cari Ikan di Sungai, Pegawai TNTP Seruyan Luka Parah Diserang Buaya
Sedang Memanah Ikan di Pantai, Warga Kupang Diserang Buaya