LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Budi Waseso saran eksekusi mati bandar narkoba dilakukan diam-diam

Budi Waseso mengaku lebih suka menembak mati bandar narkoba saat penggerebekan. Tahun 2017 saja ada 79 bandar dan pengedar yang mati di tangan petugas. Menurutnya, ini lebih jelas ketimbang harus menunggu eksekusi yang tak kunjung dilakukan karena pro dan kontra.

2017-12-27 21:17:23
Budi Waseso Kepala BNN
Advertisement

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyarankan agar pelaksanaan eksekusi terhadap bandar narkoba yang dipidana mati, dilakukan secara diam-diam. Informasi soal eksekusi mati tidak perlu disebarluaskan.

"Hukuman mati jangan diramaikan. Cukup taruh di lapangan malem-malem, ditembak terus tanam di sana," ujar Waseso ketika rilis akhir tahun di kantor BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/12).

Mantan Kabareskrim itu menilai, selama ini eksekusi mati sulit dilakukan lantaran banyak pihak asing yang ikut campur tangan. Budi Waseso menuding pihak asing yang mencoba ikut campur dalam eksekusi mati merupakan jaringan narkoba internasional yang mencoba melindungi para bandar.

Advertisement

"Sulit ini pressure dari luar, dari jaringan. Jaringan sekuat tenaga membela pelaku dengan segala cara," ucap Waseso.

Karena itu, lebih baik informasi pelaksanaan eksekusi mati bandar narkoba tidak perlu disampaikan ke publik. Media massa hanya diberitahu setelah tiga tahun pelaksanaan eksekusi.

"Paling gampang diam-diam saja. Enggak usah beritain," ucap dia.

Advertisement

Budi Waseso mengaku lebih suka menembak mati bandar narkoba saat penggerebekan. Tahun 2017 saja ada 79 bandar dan pengedar yang mati di tangan petugas. Menurutnya, ini lebih jelas ketimbang harus menunggu eksekusi yang tak kunjung dilakukan karena pro dan kontra.

"79 kena tembak padahal tersangkanya 58.000. Amunisi kita cukup buat 58.000, cuma nasibnya baik. Saya harap melawan. Senjata saya nganggur nih, pak Arman (deputi pemberantasan) juga. Soalnya ketika sergap mereka menyerahkan diri," imbuh dia.

Baca juga:
BNN temukan 68 narkoba jenis baru masuk Indonesia selama 2017
Budi Waseso sebut 72 bandar narkoba bakal beraksi di tahun baru
Waseso perintahkan BNN cari bos MG: Kalau tak bisa hidup, mati tak apa
Sepanjang 2017, BNN ungkap 46.537 kasus narkoba, 58.365 orang diciduk

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.