Bom keempat yang diledakkan bikin hancur rumah dan kos-kosan
Tim Gegana kembali meledakkan bom yang ditemukan di rumah salah satu terduga teroris di Solo bernama Midi alias Qomaidi.
Tim Gegana kembali meledakkan bom yang ditemukan di rumah salah satu terduga teroris di Solo bernama Midi alias Qomaidi, yang ditangkap Sabtu (22/9) pagi. Itu adalah bom keempat yang diledakkan tim Gegana.
Bom ini dipastikan memiliki daya ledak yang cukup besar. Sebab, telah membuat satu rumah, kos-kosan, dan musala milik Midi hancur. Bahkan suara ledakan terdengar hingga radius 1 kilometer.
Bom keempat ini diledakkan sekitar pukul 13.15 WIB. Bom sengaja diledakkan di rumah tersebut karena lokasi di sekeliling dirasa aman.
Kerasnya suara ledakan membuat warga lainnya kaget dan berbondong-bondong mendekati lokasi ledakan. Namun pintu masuk utama dari Jalan Slamet Riyadi atau lokasi peledakan bom sudah ditutup dan dijaga ketat oleh satuan Brimob dan TNI.
Pantauan merdeka.com, rumah hanya tersisa bagian atap. Sedangkan kos-kosan dan musala benar-benar hancur dan tinggal puing-puing. Menurut keterangan Ketua RT 07/10, Eka Herwindana, rumah Midi diduga sebagai rumah induk penyimpanan bom.
"Rumah dan kos-kosannya hancur," kata Eka kepada wartawan di lokasi, Sabtu (22/9).
Usai meledakkan bom keempat itu, tim Gegana langsung meninggalkan lokasi. Namun di garis polisi masih terpasang dan beberapa polisi masih terlihat berjaga-jaga di lokasi.(mdk/lia)