Bocah korban keracunan susu kemasan menjadi alergi susu
Korban yang masih duduk di bangku SD benar-benar tidak doyan minum susu.
Bocah berinisial A (7) yang keracunan usai meminum susu kemasan diduga berisi benda mirip kaki katak, kini menjadi alergi susu. Padahal sebelumnya A yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sangat menyukai susu.
Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar-Banten-DKI menerima laporan adanya konsumen yang menerima susu kemasan yang terdapat benda diduga mirip kaki katak di dalamnya pada Februari 2016 lalu.
Kini kasus tersebut diperkarakan dan tengah ada di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), lantaran upaya mediasi dari pihak konsumen dan produsen susu mengalami deadlock.
"Anaknya ini sekarang minum susu menjadi alergi. Dan pernah dipaksakan malah menjadi mual. Jadi belum sembuh total. Ini bukti di lapangan," kata Ketua HLKI Firman Turmantara, pada merdeka.com, Rabu (2/3).
Meski PT Ultra Jaya selaku pihak pelapor sudah membantah ada yang salah dalam kemasan susu yang diproduksinya, namun HLKI tetap ingin menempuh jalur peradilan di BPSK. Saat model sidang mediasi, dan konsiliasi tidak menemukan titik terang.
"Kelihatannya model arbitrase yang akan dipakai," katanya.
Plant Manager PT Ultra Jaya Azwar M Muhthasawar memastikan, benda asing mirip dengan kaki katak tersebut, merupakan gumpalan atau endapan lemak susu. Kepastian itu didapat setelah pihaknya menganalisis kandungan yang menjadi barang bukti konsumen.
Lewat uji mikroskopis terhadap potongan padatan yang diterima konsumen, baik dari segi tekstur, aroma, maupun struktur sel, itu memang menunjukkan benda padat. "Jadi gumpalan itu bukan fragmen hewan," terangnya Selasa (1/3) kemarin.
Baca juga:
Benda mirip kaki katak ditemukan di dalam susu kemasan siap minum
Puluhan murid SD di Mempawah keracunan jajanan cokelat kedaluwarsa
Keracunan susu cokelat kemasan, bocah kelas 4 SD meninggal dunia
Bayi Aca tewas usai minum susu basi buatan nenek