LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNPT gandeng Kopassus lawan teroris

"Terorisme masih menjadi ancaman nyata bagi ketentraman kehidupan berbangsa," ujar Brigjen Pol Petrus Reinhard.

2012-05-09 14:50:56
Terorisme
Advertisement

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berkoordinasi dengan Densus 88, Den Jaka, Den Bravo dan Gegana dalam menanggulangi ancaman teroris. Rapat koordinasi penanggulangan terorisme dilakukan di Markas Kopassus Cijantung Jakarta Timur.

"Kami melakukan kegiatan ini, karena terorisme masih menjadi ancaman nyata bagi ketentraman kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Direktur Penindakan BNPT Brigjen Pol Petrus Reinhard Golose, Rabu (9/5).

Menurut Petrus, kerjasama yang telah dilakukan selama ini antara kepolisian dengan TNI semakin menciptakan sinergitas dan harmonisasi yang solid. "Kerjasama ini harus dapat dioptimalisasi untuk menciptakan Indonesia yang aman, tenteram dan damai," katanya.

Lebih lanjut Petrus mengungkapkan, kelompok teroris masih aktif bergerak dan tidak boleh dianggap remeh. Menurutnya, teroris yang telah ditangkap pun masih bisa melakukan diseminasi ideologi terorisme kepada orang lain termasuk yang berada di dalam penjara.

"Kami akui jaringan mereka cukup kuat, walaupun sudah tertangkap saja mereka mungkin masih bisa menjaring orang untuk masuk kelompoknya," tuturnya.

Sementara itu Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, kesiagaan semua unsur mutlak dilakukan untuk menambah solid dan juga meningkatkan kesiapsiagaan.

"Kita selalu berlatih dan tidak boleh lengah. Waspada akan adanya tindakan terorisme yang sewaktu-waktu bisa terjadi," katanya.

Wisnu juga menambahkah, seluruh lapisan baik TNI maupun Polri harus bisa meminimalisir tindakan terorisme yang ada ditengah masyarakat. Tidak hanya itu, menurutnya, dalam hal ini masyarakat juga ikut menjaga dan mencegah tindakan terorisme.

"Jangan sampai ada kejadian baru siaga karena tanggung jawab akan keamanan dan ketentraman tidak hanya berada ditangan TNI Polri tetapi juga masyarakat untuk ikut berpartisipasi," pungkasnya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.