LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNN selidiki 1.878 handphone narapidana di Jabar

"Kebanyakan HP sitaan tersebut dari Lapas Narkotika. Sisanya dari lapas atau rutan umum," ujar Nasir Almi.

2012-06-25 16:19:23
Kasus Narkoba
Advertisement

Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jabar menyita sebanyak 1.878 handphone dan 172 sim card dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) Jawa Barat. Selanjutnya Handphone akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN).

BNN akan menyelidiki untuk mengetahui jaringan peredaran narkoba di dalam penjara. Setelah diteliti rencananya ribuan handphone itu akan dimusnahkan di Rupbasan dengan cara digilas kendaraan alat berat.

"Kebanyakan HP sitaan tersebut dari Lapas Narkotika. Sisanya dari lapas atau rutan umum," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Nasir Almi, di Rupbasan Kelas I, Bandung, Senin (25/6).

Untuk itu, BNN tengah mendalami isi HP dan sim card, khususnya terkait jaringan peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan. Jumlah telepon seluler itu berasal dari 26 kota atau kabupaten yang memiliki lapas dan rutan di Jawa Barat.

Sementara Kepala Badan Narkotika Provinsi Jabar Anang Pratano mengatakan Handphone yang disita nantinya akan dideteksi peredaran narkoba di dalam lapas atau rutan.

"Kita akan lacak jaringan. Setelah itu, kita titip di Rupbasan dan dimusnahkan," katanya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.