Berlari Setelah Dipanggil Ibu, Remaja di Jambe Tangerang Tewas Tersambar KRL
Seorang remaja bernama Fikih (12) meninggal dunia setelah tersambar KAI commuter rute Tanah Abang-Rangkasbitung, Senin (26/12) pagi. Warga perumahan Daru Permai, RT025/05 Kampung Lebak Panas, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, ini tersambar kereta saat berlari mendatangi ibunya yang memanggil.
Seorang remaja bernama Fikih (12) meninggal dunia setelah tersambar KAI commuter rute Tanah Abang-Rangkasbitung, Senin (26/12) pagi. Warga perumahan Daru Permai, RT025/05 Kampung Lebak Panas, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, ini tersambar kereta saat berlari mendatangi ibunya yang memanggil.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Kabupaten Tangerang Abdul Munir menerangkan sebelum peristiwa nahas itu, Fikih tengah asik bermain bersama teman-temannya.
"Korban sedang bermain tidak jauh dari rumahnya, ibu dari korban memanggil korban dan korban berlari ke arah rel kereta (KRL). Sesaat kemudian KRL dari Jakarta menuju Rangkas melintas, korban langsung tertabrak dan meninggal dunia di tempat," ungkap Abdul Munir, senin (26/12).
Petugas BPBD, Polsek dan aparat desa kemudian mendatangi lokasi kejadian. "Setelah dievakuasi dari badan rel, korban kemudian dibawa dengan ambulans menuju RSU Balaraja oleh Polsek Tigaraksa beserta orang tuanya," terang Abdul Munir.
Baca juga:
Gubuk Pemancing di Babelan Bekasi Disambar Petir, Staf Desa Tewas
CEK FAKTA: Hoaks Anak Laki-Laki ini Tersambar Petir Saat Bermain HP Sewaktu Hujan
Prakiraan BMKG: Mayoritas Daerah Indonesia Hujan Lebat Disertai Petir & Angin Kencang
Kawanan Lebah Punya Sengatan Listrik Lebih Dahsyat dari Awan Petir
Dua Nelayan di Aceh Timur Disambar Petir, Satu Meninggal