Belasan kali beraksi, spesialis pecah kaca mobil nasabah bank didor
Pelaku menggunakan modus mengintai dalam mobil pinjaman terhadap calon korban yang baru keluar mencairkan uang di bank.
Setelah beberapa kali beraksi, Andi Mora (39), pencuri spesialis pecah kaca nasabah bank akhirnya ditembak. Meringis kesakitan, pelaku mengaku sudah belasan kali membobol.
Pelaku hanya membutuhkan waktu tak lebih seperempat jam dalam mengeksekusi barang korban. Dia kerap menjalankan aksinya di wilayah Palembang, Indralaya, dan Sekayu. Semuanya dilakukan bersama dua rekannya, Adam dan Tholib, yang lebih dulu ditangkap.
"Jumlahnya ratusan juta sudah didapat, kami bagi rata bertiga," ungkap tersangka Andi di Mapolda Sumsel, Kamis (4/8).
Dalam beraksi, pelaku menggunakan modus mengintai dalam mobil pinjaman terhadap calon korban yang baru keluar mencairkan uang di bank. Begitu korban meninggalkan bank, para pelaku membuntuti.
Tepat di lokasi yang sepi, para pelaku beraksi. Hanya dalam seperempat jam, pelaku berhasil memecahkan kaca mobil menggunakan pecahan busi dan mengambil barang korban.
"Semuanya sudah kami rencanakan, berbagi tugas. Saya yang pecahkan kaca, Adam sebelumnya cari mobil pinjaman dan mangsa, Tholib yang jual hasil curian kalo itu barang. Tapi, waktu beraksi kami bertiga," ujar warga Kayuagung, Ogan Komering Ilir, itu.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol DTM Silitonga, dari catatan kepolisian, kawanan pelaku telah beraksi sejak satu tahun terakhir. Para korbannya adalah nasabah bank yang mencairkan uang dengan cara membuntutinya.
"Dua tersangka lain ditangkap karena dipergoki korban. Sedangkan tersangka Andi baru saja kita tangkap dan terpaksa ditembak karena melawan petugas," terang Silitonga.(mdk/ang)