Anak durhaka ngamuk, tendang & hajar wajah ayah pakai gir motor
Saat itu Wayan disuruh pulang oleh istri karena sang anak tiba-tiba mengamuk di rumah.
Gede Santika pantas dicap anak durhaka. Pria yang masih berusia belasan tahun itu tega menendang ayah kandungnya dan menghajar wajah dengan gir motor.
Informasi yang diterima merdeka.com, saat itu korban I Wayan Ladra (41) warga Dusun Balung, Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, sedang asik nonton televisi di rumah tetangga. Pria yang setiap harinya bekerja sebagai petani ini, tiba-tiba ditelepon istrinya bahwa anak semata wayangnya ngamuk di rumah.
Mendengar hal itu, Wayan bergegas pulang ke rumah. Namun ironisnya, baru saja melangkahkan kaki ke dalam rumah, sebuah tendangan telak bak karateka, mengujam dada korban. Tendangan kaki kanan dari anaknya ini membuat Wayan tersungkur.
Tidak cukup sampai di situ, Gede balik arah mencari senjata andalannya sebuah gir tajam sepeda motor. Dengan alat itu, pelaku menghujam wajah ayahnya hingga tersungkur. Belum sempat ia melanjutkan tindakan yang keji, warga berdatangan memegang pelaku setelah mendengar teriakan ibu pelaku yang juga istri korban.
Atas tindakan ini, korban dilarikan kerumah sakit. Wayan dipaksa warga untuk melaporkan tindakan anak durhakanya itu.
"Kesehariannya memang ngamuk saja, kasian sama bapak dan ibunya diperas terus," ucap salah seorang warga di Mapolres Karangasem, Selasa (2/12) malam.
Humas Polres Karangasem, Aiptu Ketut Dasta, membenarkan adanya tindak penganiayaan yang dilakukan seorang anak kepada ayah kandungnya.
"Ya informasinya begitu, anggota kami menerima laporan tersebut, langsung mengamankan pelaku. Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan," terangnya, Rabu pagi (3/12).
Baca juga:
Ditolak ngeseks, pemuda masukkan botol parfum ke kemaluan pacar
Dibawa ke TKP, tersangka penganiayaan PRT dicaci maki warga
Rumah kakak penganiayaan PRT di Medan digeledah polisi
Polisi dalami 10 orang hilang di kasus perbudakan PRT di Medan
Perbudakan PRT di Medan, korban tewas bertambah
Remaja Amerika dikurung empat tahun dalam dinding