AJI minta pembunuhan wartawan diusut tuntas
Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berunjuk rasa di Mabes Polri. AJI mendesak kepolisian mengusut pembunuhan wartawan.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melakukan aksi unjuk rasa di Markas Besar Kepolisian. Mereka menuntut polisi menghentikan inpunitas atau kekebalan pada para pembunuh jurnalis.
Catatan AJI, setidaknya sampai saat ini 8 orang Jurnalis dibunuh. Mereka dibunuh karena tengah bertugas dalam peliputan. AJI mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas pembunuhan jurnalis. Yang sampai saat ini tidak diusut oleh kepolisian.
"Kami tidak akan diam," ujar Aryo Wisanggeni Koordinator Advokasi AJI dalam orasinya di Mabes Polri. Kamis (3/5)
Selain pembunuhan, jurnalis juga rawan akan kriminalisasi. AJI, kata Aryo mendesak polisi untuk menghormati undang undang pers. Jurnalis dan warga negara harus bebas dari Intimidasi dan ancaman.
"Kami adalah warga negara yang juga butuh ketenangan dalam bekerja. Kalau ada ancaman pembunuhan, jurnalis tidak bisa memberikan informasi yang jernih," katanya.(mdk/ian)