LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

23 Pegawai Terpapar Covid-19, Puskesmas Pengasih II Kulon Progo Ditutup

Sebanyak 23 dari 50 orang atau hampir separuh pegawai Puskesmas Pengasih II di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terkonfirmasi positif Covid-19. Fasilitas kesehatan itu pun ditutup hingga Senin (5/7).

2021-06-28 13:35:50
Covid-19
Advertisement

Sebanyak 23 dari 50 orang atau hampir separuh pegawai Puskesmas Pengasih II di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terkonfirmasi positif Covid-19. Fasilitas kesehatan itu pun ditutup hingga Senin (5/7).

"Hari ini, kami melakukan swab PCR kepada 20 karyawan yang memiliki kontak erat ring dua, dan tujuh karyawan lainnya sudah dinyatakan negatif," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Senin (28/6).

Dia mengatakan, pelayanan di Puskesmas Pengasih II untuk sementara ditutup dan akan dibuka kembali pada 6 Juli 2021. Masyarakat yang ingin berobat diarahkan ke Puskesmas Pengasih I.

Advertisement

"Kepada masyarakat (diharapkan) dapat memahami kondisi ini, karena baik pelayanan di pelayanan gedung dan luar gedung, termasuk jadwal vaksinasi yang sudah ditetapkan ditunda sampai kondisi selesai isolasi," katanya.

Baning mengakui ini kejadian kedua pegawai Puskesmas Pengasih II terpapar Covid-19. Sebelumnya, puskesmas ini juga pernah ditutup karena beberapa karyawannya terkonfirmasi Covid-19. Namun kali ini, karyawan yang terkonfirmasi Covid-19 lebih banyak.

"Sehingga penutupannya lebih panjang, karena sumber daya manusia yang ada tidak mungkin memberikan pelayanan," jelasnya.

Advertisement

Kasus di Puskesmas Pengasih II diawali dari keluarga karyawan yang positif Covid-19. Namun dia tidak menyadari dirinya merupakan kontak erat. Gejala yang muncul tidak diperhatikan, pegawai itu tetap masuk kantor.

Semestinya, saat pelayanan, petugas sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) standar. Tetapi setelah pelayanan menyelesaikan kegiatan administrasi dan istirahat sambil makan, lanjut Baning, mereka tetap berkumpul dengan petugas lain dalam jarak dekat.

"Kami akan mengevaluasi terhadap kejadian-kejadian yang mengakibatkan beberapa pegawai petugas pelayanan kesehatan, baik di puskesmas dan rumah sakit menjadi tertular. Untuk itu, kepala Dinas Kesehatan sudah memberikan instruksi kepada semua pegawai di bawah Dinas Kesehatan untuk ingat protokol kesehatan, baik saat memberikan pelayanan maupun setelah pelayanan," tegasnya seperti dilansir Antara.

Baca juga:
50 Pasien Covid-19 di Graha Wisata TMII Telah Sembuh
Ridwan Kamil Tegaskan Takkan Lockdown Wilayah, Ini Alasannya
Kasus Masih Tinggi, Pemprov DKI Siapkan 4 Skenario Terburuk untuk Tangani Covid-19
Gubernur Koster Keluarkan SE Baru, Pendatang Wajib Bawa Surat PCR Masuk Bali
28 ODGJ di RS Marzoeki Mahdi Bogor Positif Covid-19

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.