LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Seorang Pemuda di Gunung Kidul Ditusuk Begal, Derita Luka Sepanjang 30 cm

Aksi pembegalan seakan tak pernah berhenti di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Terbaru, seorang remaja di Gunung Kidul bernama Muharom Puji Nugroho (16) menjadi serangan senjata tajam oleh sekelompok orang tidak dikenal. Tak cukup di situ, ponsel pelajar kelas 11 SMK 2 Muhammadiyah Wonosari itu juga ikut dirampok.

2020-08-25 16:58:00
DIY
Advertisement

Aksi pembegalan seakan tak pernah berhenti di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Terbaru, seorang remaja di Gunung Kidul bernama Muharom Puji Nugroho (16) menjadi serangan senjata tajam oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Tak cukup di situ, ponsel pelajar kelas 11 SMK 2 Muhammadiyah Wonosari itu juga ikut dirampok. Padahal, ponsel itu belum ada sebulan menjadi miliknya dan setiap harinya digunakan untuk sekolah daring.

“Itu ponsel bekas. Baru dibelikan orang tua saya belum ada sebulan,” kata Nugroho dikutip dari Liputan6.com pada Selasa (25/8).

Advertisement

Kronologi Penyerangan

merdeka.com/arie basuki

Advertisement

Nugroho menceritakan kalau penyerangan itu terjadi pada Sabtu (22/8) dini hari. Waktu itu ia bermaksud mengantarkan dua orang temannya dengan sepeda motor.

Sekitar pukul 03.00 ketiganya sempat mampir ke sebuah minimarket karena ingin memanfaatkan sinyal WiFi yang ada di situ. Tak berselang lama, muncul dua motor yang masing-masing dinaiki oleh dua orang.

“Mereka sempat bertanya jalan ke arah Jogja ke mana, saya kasih arahannya. Salah satu dari mereka tiba-tiba bilang mau pinjam ponsel saya untuk tethering,” kata Nugroho.

Perut Nugroho Terkena Sabetan

Karena merasa curiga, Nugroho pun ragu untuk meminjamkan ponsel miliknya. Tapi salah seorang pelaku langsung mengeluarkan cutter besar dan menyabetkannya ke perut Nugroho. Ia berusaha menangkis. Namun sabetan terlanjur mengenai perutnya.

“Ponsel saya dirampas. Lalu mereka kabur begitu saja. Saya tak sempat lihat wajah mereka karena memakai masker dan helm,” terang Nugroho.

Derita Luka Sepanjang 30 cm

©2015 Merdeka.com

Setelah mencari pertolongan warga, Nugroho langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Mengetahui keadaan putranya, Sukardi (63) langsung ke rumah sakit untuk mengetahui keadaan putranya. Dari sanalah ia mengetahui ada 38 jahitan sepanjang 30 cm di perut Nugroho.

“Ini ada 38 jahitan dan masih harus rawat jalan. Malam itu juga saya langsung buat laporan ke kepolisian,” kata Sukardi.

Pinjam Ponsel Teman untuk Sekolah Daring

Sukardi sendiri mengatakan anaknya itu sempat menangis karena ponselnya dirampas. Padahal ponselnya sendiri belum lama dibeli dan sehari-hari digunakan untuk belajar daring. Karena itulah ia terpaksa menggunakan ponsel temannya agar dia bisa tetap mengikuti kegiatan sekolah daring itu.

"Sementara ini saya gunakan ponsel teman dulu untuk belajar,” kata Nugroho dikutip dari Liputan6.com pada Selasa (25/8).

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.