LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Mengenal Trenggiling Jawa, Mamalia Unik yang Terancam Punah karena Diburu

Trenggiling Jawa merupakan mamalia yang unik. Sisik yang melekat di tubuhnya sekilas tampak seperti baju zirah yang biasa dikenakan prajurit perang. Namun keunikan itulah yang justru membuat hewan ini menjadi buruan manusia hingga kini keberadaannya terancam punah.

2023-04-05 09:02:00
Jateng
Advertisement

Indonesia kaya akan fauna langka yang jarang ditemui di tempat lain. Salah satu fauna langka itu adalah Trenggiling Jawa. Hewan ini memiliki keunikan yaitu memiliki sisik. Sisik itu tumbuh bersama dengan rambut mulai dari kepala hingga ekornya.

Jika dilihat sepintas, sisik pada Trenggiling Jawa tampak seperti baju zirah yang melekat pada hewan itu. Namun keunikan itu yang justru membuat hewan ini menjadi buruan manusia hingga kini keberadaannya terancam punah.

Trenggiling Jawa merupakan mamalia yang sangat unik. Secara morfologi, hewan ini memiliki kemiripan dengan reptil. Tubuhnya ditutupi dengan kulit berbentuk sisik. Keempat kakinya pendek dan memiliki kuku cakar. Berat badannya berada di kisaran 3-10 kg.
Perilaku trenggiling juga terbilang unik. Mamalia ini mencari makan dengan mengandalkan penciuman dan lidah yang dapat menjulur panjang.

Advertisement

Perburuan Ilegal Terhadap Trenggiling

©2020 Merdeka.com

Advertisement

Dewasa ini, marak perburuan ilegal terhadap trenggiling. Harga daging trenggiling di pasar internasional bisa mencapai Rp1 juta per kilogram. Sedangkan harga jual di restoran bisa mencapai Rp2 juta per kilogram.

Pengumpul lokal di Indonesia bisanya akan mendapat bayaran hingga Rp250 ribu untuk setiap kilogram daging trenggiling.

Dilansir dari Ipb.ac.id, harga jual yang menggiurkan ini membuat banyak orang memburu trenggiling yang hidup di Indonesia untuk diekspor ke luar negeri. Daging trenggiling itu kemudian digunakan untuk bahan kosmetik, obat kuat, dan makanan di restoran. Sementara itu kulitnya digunakan untuk bahan pembuatan sabu-sabu.

Penangkaran Trenggiling

©2020 Merdeka.com

Selain diburu manusia, di alam liar trenggiling merupakan mangsa dari harimau, macan, anjing hutan, hingga ular piton. Maka tak heran keberadaan hewan ini terancam punah.

Perlu usaha konservasi agar populasi hewan ini berkembang biak di alam. Di penangkaran, trenggiling mendapat perawatan rutin dengan diberi makan telur dan larva dari semut rangrang.

Di samping itu, trenggiling ditempatkan di ruang yang cukup luas yang dilengkapi dengan kayu gelondongan, sarang, dan sumber air yang berbeda. Di sana, trenggiling biasanya memiliki adaptasi dari rasa takut selama tiga hari. Setiap dua jam sekali, badan trenggiling disemprot dengan air secara halus untuk melembapkan tubuh.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.