Doa Niat Sholat Isya dan Tata Caranya, Perlu Dipahami
Bagi Anda yang ingin menyempurnakan bacaan sholat, maka penting untuk memahami lafal niat sholat wajib dengan benar, salah satunya doa niat sholat isya. Selain memahami lafal niat, Anda juga perlu mengoreksi kembali tata cara sholat dan bacaan doa setiap gerakannya.
Dalam agama Islam, sholat merupakan perintah wajib dari Allah yang harus dilaksanakan oleh seluruh umat muslim. Di mana setiap umat muslim harus menunaikan sholat fardu atau sholat wajib dari waktu pagi hingga malam hari sebanyak 5 kali.
Masing-masing sholat wajib ini dilaksanakan pada waktu yang sudah ditentukan. Sholat subuh, dilaksanakan di pagi hari sebelum matahari terbit, zuhur di siang hari, asar menuju sore hari, magrib di petang hari, dan isya di malam hari.
BACA JUGA : Bacaan adzan isya, latin beserta terjemahannya
Secara umum, beberapa sholat wajib ini dilakukan dengan tata cara yang sama. Hal yang membedakan adalah jumlah masing-masing rakaatnya dan bacaan niatnya. Biasanya, lafal niat masing-masing sholat disesuaikan dengan jumlah rakaat yang akan dilaksanakan.
Bagi Anda yang ingin menyempurnakan bacaan sholat, maka penting untuk memahami lafal niat sholat wajib dengan benar, salah satunya doa niat sholat isya. Selain memahami lafal niat, Anda juga perlu mengoreksi kembali tata cara sholat dan bacaan doa setiap gerakannya.
Ini merupakan pengetahuan dasar yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan ibadah sholat sehari-hari. Jika sholat dilakukan dengan benar sesuai syariat Islam, maka Anda akan mendapatkan pahala ibadah yang lebih baik.
Dilansir dari NU Online, berikut kami merangkum doa niat sholat isya lengkap dengan tata caranya, perlu Anda ketahui.
Doa Niat Sholat Isya
Membaca niat sholat merupakan salah satu rukun sholat yang wajib dilakukan. Bahkan, rukun sholat ini dapat memengaruhi sah tidaknya ibadah sholat dilakukan. Dengan begitu, penting bagi Anda untuk memeriksa kembali apakah doa niat sholat yang dilafalkan sehari-hari sudah benar.
Dalam hal ini, bacaan niat sholat disesuaikan dengan jumlah rakaat yang dilakukan. Seperti salah satunya sholat isya yang dilakukan dalam 4 rakaat. Berikut doa niat sholat isya dan artinya, perlu Anda perhatikan:
Ushallî fardlal 'isya'i arba‘a raka‘ât(in) lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Saya shalat Isya’ empat rakaat karena Allah ta’ala”.
Jika melaksanakan sholat isya secara berjamaah, bagi imam dan makmum perlu menambahkan kata imam(an) dan makmum(an) sebelum lafal lillâhi ta‘âlâ.
Tata Cara Sholat Isya
Setelah mengetahui doa niat sholat isya beserta arti, berikutnya akan menjelaskan bagaimana tata cara melaksanakan sholat isya dengan benar. Pada dasarnya, cara tahapan sholat maghrib sama sholat wajib lainnya, yaitu dimulai dari takbiratul ihram, rukuk, I’tidal, sujud, tahiyat awal, hingga tahiyat akhir.
Hal yang membedakan, tidak lain adalah jumlah rakaatnya. Sholat isya dilakukan dengan jumlah empat rakaat. Setelah dua rakaat pertama, terdapat jeda tahiyat awal, kemudian dilanjutkan dengan dua rakaat terakhir, lalu tahiyat akhir dan salam.
Berikut tata cara sholat maghrib yang perlu Anda perhatikan:
- Membaca doa niat sholat isya.
- Takbiratul ihram dengan membaca Allahu Akbar saat memulai sholat. Berdiri bagi yang mampu.
- Membaca surat Al Fatihah, lalu dilanjutkan dengan bacaan surat pendek atau surat apapun dalam Al Quran.
- Rukuk sambil membaca “Subhâna rabbiyal ‘adhîmi wa bihamdihi”.
- I’tidal sambil membaca, “Sami’allâhu liman hamidah rabbanâ lakal hamdu”.
- Sujud sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Duduk di antara dua sujud sambil membaca, “Rabbighfirlî warhamnî wajburnî warfa’nî warzuqnî wahdinî wa‘âfinî wa‘fu ‘annî”.
- Bangun rakaat kedua, membaca surat Al Fatihah dan dilanjutkan dengan bacaan surat pendek.
- Rukuk sambil membaca “Subhâna rabbiyal ‘adhîmi wa bihamdihi”.
- I’tidal sambil membaca, “Sami’allâhu liman hamidah rabbanâ lakal hamdu”.
- Sujud sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Duduk di antara dua sujud sambil membaca, “Rabbighfirlî warhamnî wajburnî warfa’nî warzuqnî wahdinî wa‘âfinî wa‘fu ‘annî”.
- Sujud kembali sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Tasyahud awal dengan membaca "At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi."
- Bangun rakaat ketiga, membaca surat Al Fatihah dan dilanjutkan dengan bacaan surat pendek.
- Rukuk sambil membaca “Subhâna rabbiyal ‘adhîmi wa bihamdihi”.
- I’tidal sambil membaca, “Sami’allâhu liman hamidah rabbanâ lakal hamdu”.
- Sujud sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Duduk di antara dua sujud sambil membaca, “Rabbighfirlî warhamnî wajburnî warfa’nî warzuqnî wahdinî wa‘âfinî wa‘fu ‘annî”.
- Sujud kembali sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Bangun rakaat keempat, membaca surat Al Fatihah dan dilanjutkan dengan bacaan surat pendek.
- Rukuk sambil membaca “Subhâna rabbiyal ‘adhîmi wa bihamdihi”.
- I’tidal sambil membaca, “Sami’allâhu liman hamidah rabbanâ lakal hamdu”.
- Sujud sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Duduk di antara dua sujud sambil membaca, “Rabbighfirlî warhamnî wajburnî warfa’nî warzuqnî wahdinî wa‘âfinî wa‘fu ‘annî”.
- Sujud kembali sambil membaca, “Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi”.
- Membaca tasyahud akhir. Bisa dengan bacaan yang paling pendek, “Attahiyyatu lillah salamun ‘alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatuh, salamun ‘alaina wa ‘ala ibadillah as-sholihin”.
- Membaca shalawat Nabi setelah tasyahud akhir, "Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid."
- Salam.
Bacaan Doa Setelah Sholat
Setelah mengetahui bacaan doa niat sholat isya dan tata caranya, terdapat beberapa kumpulan doa yang dapat dibaca selesai sholat fardhu. Beberapa doa ini cukup singkat dan sederhana sehingga mudah diamalkan sehari-hari. Berikut kumpulan doa setelah sholat dna artinya bisa Anda simak.
Doa Memohon Ampunan Segala Dosa
Allāhumma innī as’alukal ‘afwa wal ‘āfiyah fid dīni wad duniyā wal ākhirah. Walhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
Artinya, “Ya Allah, sungguh, aku memohon kepada-Mu maaf dan kekuatan pada agama, dunia, dan akhirat. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam,”
Doa Memohon Dijauhkan dari Segala Maksiat
Allāhumma innā nas’alukat taubata wa dawāmahā, wa na‘ūdzu bika minal ma‘shiyati wa asbābihā, wa dzakkirnā bil khaufi mina qabla hujūmi khatharātihā, wahmilhu alān najāti minhā wa minat tafakkuri fī tharā’iqihā, wamhu min qulūinā halāwata majtabaināhu minhā, wastabdilhā bil karāhati lahā wat thama‘I li mā huwa bi dhiddihā.
Artinya, “Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat,”
Doa Meminta Kebaikan Sepanjang Hari
Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum, fathahu, wa nashrahu, wa nûrahu, wa barakatahu, wa hudâhu. Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum wa khaira mâ fîhi wa khaira mâ qablah, wa khaira mâ ba’dah. Wa a‘ûdzubika min syarri hâdzal yaum, wa syarri mâ fîhi wa syarri mâ qablah, wa syarri mâ ba’dah
Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, kebaikan hari sebelumnya, dan kebaikan hari setelahnya. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, keburukan hari sebelumnya, dan keburukan hari sesudahnya.”
Doa Kebaikan Dunia Akhirat
Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār
Artinya, “Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.”