Pusatkan takbiran di masjid, Anies-Sandi larang ada konvoi ugal-ugalan
"Gubernur dan wagub akan mendatangi beberapa titik dan akan bertemu di satu titik lainnya. Jadi kita ingin membagi dan tidak akan terpusat di satu tempat. Tidak akan ada pusatnya di Monas."
Tradisi takbiran tak bisa dilepaskan dari kegembiraan masyarakat muslim menyambut Lebaran. Biasanya, masyarakat akan berkeliling bersama.
Di Jakarta, perayaan takbiran diperbolehkan. Asalkan melapor terlebih dahulu pada Dishub DKI.
"Diinstruksikan kepada yang ingin melakukan konvoi untuk berkoordinasi dengan dishub, sudinhub, maupun satpol PP untuk melakukan pengawalan," kata Sandi di Pasar Senen, Senin (11/6/2018).
Sandiaga mengingatkan, tidak ada takbir keiling dengan cara konvoi ugal-ugalan. Ia siap memberi sanksi tegas bagi pelanggar.
"Tidak diizinkan untuk konvoi ugal-ugalan. Tidak diizinkan takbir keliling yang mengganggu lingkungan masyarakat," katanya
Saat malam takbiran, Monas akan menjadi wisata olahraga bukan untuk takbiran. "Gubernur dan wagub akan mendatangi beberapa titik dan akan bertemu di satu titik lainnya. Jadi kita ingin membagi dan tidak akan terpusat di satu tempat. Tidak akan ada pusatnya di Monas. Kita sudah membagi ke beberapa masjid sebagai tempat takbiran," katanya
Selain itu, Sandiaga memastikan Balai Kota tidak mengadakan open house saat Hari Raya Idul Fitri. "Enggak," jelas dia.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
H-5, 1.711 bus berangkat dari Terminal Kampung Rambutan
Waspada, pencopet jadi calon penumpang beraksi di Terminal Kampung Rambutan
Pemprov DKI akan tertibkan pedagang naikkan harga jelang Lebaran
H-5 Lebaran, 43.887 pemudik berangkat dari Terminal Kampung Rambutan
Cek kewajaran harga tiket pesawat, Kemenhub sebar petugas ke seluruh bandara
Harga sayur, ayam dan daging sapi kompak naik jelang Lebaran
Angkasa Pura I beri mudik gratis 2.000 orang ke Semarang, Solo dan Yogyakarta