LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Pengunjung sayangkan minimnya sosialisasi Lokbin Taman Intan

Pengunjung sayangkan minimnya sosialisasi Lokbin Taman Intan. Minimnya sosialisasi pun dirasakan pula oleh para pedagang. Mereka mengeluhkan pendapatan yang menurun sejak Lokbin Taman Intan dibuka pada Kamis (5/10) lalu.

2017-10-09 06:42:47
Kota Tua Jakarta
Advertisement

Wisata Kota Tua kini memiliki wisata kuliner baru. Berjarak 200 kilometer dari wisata Kota Tua Jakarta, tempat itu bernama lokasi binaan (Lokbin) wisata kuliner malam Taman Intan.

Lokbin ini diresmikan pada Kamis (5/10), oleh gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Sebagai tanda diresmikannya Lokbin Taman Intan, di hari pertama peresmian tersebut, masyarakat yang hadir bisa secara gratis menikmati berbagai macam makanan kuliner yang dijajakan pedagang.

Dengan menggunakan voucer yang bisa didapatkan di Lokbin, masyarakat bisa menikmati jajanan kuliner yang tersedia. Lokbin merupakan salah satu program revitalisasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dan telah diresmikan.

Antusias warga menghadiri peresmian tampak berbanding terbalik tiga hari kemudian atau tepatnya Minggu (8/10) kemarin. Beberapa pedagang di lokasi mengeluhkan penurunan pengunjung yang datang setelah diresmikannya Lokbin Taman Intan.

Advertisement


Hari ini hanya beberapa masyarakat saja yang nampak terlihat di lokasi sedang memesan makanan. Dari hampir 500 kios pedagang, ada beberapa kios yang belum dibuka oleh pemiliknya dan sebagian lagi sudah tutup.

Kendati begitu dikeluhkan para pedagang, Lokbin Taman Intan ini, mendapat reaksi beragam dari para pengunjung. Salah satunya mengenai tempat parkira yang luas.

"Lebih baik sekarang (tempatnya). Di sini sekarang banyak tempat buat parkiran jadi enggak susah nyari parkiran," ujar Windy (30) salah satu pengunjung.

Selain kondisi dan tempatnya yang nyaman, Lokbin Taman Intan, jauh berbeda kondisinya jika dibandingkan dengan pedagang liar kaki lima pada umumnya. Jauh sebelum terbentuknya Lokbin Taman Intan, pengunjung yang datang dan ingin memanjakan perut banyak terganggu dengan adanya pengamen jalanan. Rasa lapar pun sirna dikala pengamen jalanan tak henti berdatangan.

Di Lokbin Taman Intan ini, tak nampak terlihat pengamen yang berkeliaran. Apalagi mengganggu pengunjung yang sedang menikmati santapan.

"Dari segi bersihnya lebih enak di sini. Kalau dulu kan duduknya diemperan dikit-dikit pengamen. Kalau di sini belum ketemu pengamen," ucap Windy.

Di lokasi nampak terlihat ada sebuah panggung yang digunakan saat peresmian. Panggung tersebut dapat dipergunakan sebagai hiburan dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata kuliner Lokbin Taman Intan.

Namun sayangnya keberadaan panggung tersebut saat ini masih belum dipergunakan lagi. Terlihat oleh pandangan, anak-anak kecil sedang bermain diatas panggung.

Windy menyarankan agar diadakan promo dan juga hiburan musik band agar dapat menarik minat pengunjung untuk datang.

"Lebih banyakin promo-promo sama band-band buat menarik pengunjung. Bagus untuk ngajak keluarga apalagi anak-anak jauh dari jalan raya jadi enggak kenapa-kenapa," kata Windy.

Baca juga:
Wisata Kuliner di Kota Tua yang sepi pengunjung
Pedagang Lokbin Taman Intan keluhkan pengunjung sepi setelah direlokasi
Digagas Jokowi-Ahok, revitalisasi Kota Tua akhirnya diresmikan Djarot
Di Kota Tua, Raja dan Ratu Swedia bertemu komunitas Volvo Indonesia
Di depan Raja dan Ratu Swedia, Djarot nembang lagu Jawa
Djarot sebut pengelolaan Kota Tua bisa contek cagar budaya di Rusia
Diresmikan Oktober, Djarot pantau revitalisasi Kota Tua dan Kalijodo

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.