Bamus Betawi harus bersinergi dengan program Jokowi
Sejak memimpin ibu kota, Jokowi telah mengedepankan kesenian khas Betawi.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Boy Bernadi Sadikin mengapresiasi dilantiknya Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz sebagai Ketua Umum Bamus Betawi beberapa waktu lalu. Ia berharap Bamus Betawi dapat bersinergi dengan program-program yang disusun oleh Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi).
"Bamus Betawi harus bersinergi dengan program-program yang dilakukan Gubernur Jokowi," ujar Boy kepada wartawan, Jakarta, Rabu (1/1).
Menurut Boy, selama setahun lebih memimpin Ibukota, Jokowi sangat peduli dan perhatian terhadap seni budaya. Khususnya budaya lokal seperti Betawi.
"Contohnya, sepanjang tahun 2013, lebih dari 200 kali kesenian Betawi tampil di berbagai acara penting Pemprov DKI. Contoh lainnya, setiap hari Jumat, PNS Pemprov DKI memakai baju tradisional Betawi," jelas Boy.
Oleh karena itu, Boy yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan DKI itu meminta Bamus sebagai induk dari ormas kebetawian dapat fokus menjadi mitra strategis Jokowi. Sebagai upaya dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya Betawi.
"Selain melakukan pembinaan terhadap ormas-ormas kebetawian, Bamus juga harus melakukan pengembangan sarana dan prasarana penunjang pengembangan budaya betawi," harap Boy.
"Misalnya, pembinaan sanggar-sanggar seni budaya betawi, pembinaan terhadap pelaku seni atau seniman-seniman Betawi, pengembangan kuliner dan batik betawi," tutupnya.
Baca juga:
Jokowi larang PNS Pemprov DKI pakai mobil dan motor ke kantor
Hal ini yang mampu cegah Jokowi untuk blusukan
4 Resolusi Jokowi bangun Jakarta 2014
Jokowi sabet penghargaan Tokoh Pluralis 2013
Jokowi disiram air, Kasatpol PP bantah kecolongan