LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Akui tunggak gaji sopir Transjakarta, operator pasrah

"THR kemarin yang sempat tertunda akhirnya kami tutupi dengan pos gaji bulan ini. Sekarang kami pasrah."

2012-09-05 10:14:12
Transjakarta
Advertisement

Salah satu operator Transjakarta, PT Jakarta Express Trans (JET) kembali tidak mampu membayar upah sekitar 400 karyawannya. Direktur Operasional PT JET, Payaman Manik mengakui dana yang seharusnya digunakan untuk membayar upah karyawan dan pramudi bulan Agustus telah dipergunakan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan.

"THR kemarin yang sempat tertunda akhirnya kami tutupi dengan pos gaji bulan ini. Sekarang kami pasrah, bagaimana nanti kebijakan dari BLU untuk membantu mencarikan solusinya," ujarnya saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (5/9)

Menurut Payaman, persoalan 'gali luang tutup lubang' keuangan perusahaan ini bermula dari ketidakberimbangan penyesuaian upah yang dilakukan perusahaan, dengan pemberian upah (fee) per kilometer yang diterima PT JET dari Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta sebagai regulator.

Kedua lembaga tersebut telah bekerja sama sejak tahun 2005. Pada tahun 2007 ada penyesuaian fee dari sebelumnya Rp 6.400 per km menjadi Rp 8.802 per km karena pada saat itu ada kenaikan harga BBM. Semenjak itu, hingga kini tidak ada perubahan dan penyesuaian fee kembali.

"Keberatan mengenai penyesuaian fee per kilometer ini sudah kami sampaikan sejak 2007, dan sudah delapan kali kami layangkan surat ke BLU, tapi tidak ditanggapi," kata Payaman.

Dengan belum dibayarkannya gaji karyawan bulan Agustus, Payaman menyatakan, hal itu akan berdampak pada karyawan. Para karyawan diduga akan melakukan protes terhadap keadaan ini. Payaman pun hanya dapat pasrah.

"Ini pasti akan ada dampaknya. Bagaimana mereka bekerja tapi tidak digaji, tapi kita tidak punya kemampuan untuk melunasinya. Kalau begini mungkin karyawan akan protes," pungkasnya.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.