Ahok kepada CPNS: Kalau kelakuan ngaco kami pecat!
Para CPNS DKI akan ditempatkan sementara di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) selama setahun.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengukuhkan ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2015 yang nantinya akan ditempatkan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), sebagai masa orientasi. Untuk itu, Ahok memberikan beberapa peringatan kepada CPNS agar bisa menjadi pegawai yang baik.
Di antaranya, Ahok mengingatkan bahwa kinerja CPNS akan dilihat selama satu hingga dua tahun di PTSP. Jika kinerjanya tidak maksimal maka statusnya sebagai CPNS akan dicabut.
Sebab, sudah banyak pejabat yang distafkan karena dianggap kurang maksimal kinerjanya. "Dulu CPNS pasti jadi PNS, sekarang nanti dulu. Kalau kelakuan ngaco kami pecat! sekarang Jakarta sudah berubah. Dulu jadi PNS pasti bersyukur, pesta, nanti dulu pestanya," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (18/8).
Selain itu, Ahok juga mengingatkan agar para CPNS tidak menerima suap. Jika terbukti, maka mereka akan dipecat.
"Saya harap CPNS tidak terima suap, tidak berpihak pada kelompok ras, golongan, dan taat aturan, kecuali kebijakan khusus," imbuh mantan Bupati Belitung ini.
Sebagai contoh, dia menyindir PNS DKI yang memiliki jam tangan seharga Rp 1,8 miliar dari hasil suap. CPNS diminta untuk tidak mengambil kesempatan sekecil apapun untuk menerima suap.
"Saya lihat muka-muka CPNS ini lugu dan baik-baik. Tapi biasanya saat jadi honorer rajin, pas diangkat berubah. Saya harap kalian tidak berubah. Kalau mau kaya jangan jadi PNS DKI," pungkasnya.
Baca juga:
Polisi tetapkan empat tersangka lagi penipu CPNS
Polisi tangkap lagi penipu CPNS, total korban 780 orang
Menteri Yuddy pastikan tahun ini tidak ada penerimaan PNS
Korban penipuan CPNS sebanyak 410 orang, kerugian capai Rp 4 M
Polisi tetapkan tiga tersangka penipuan CPNS, dua adalah PNS aktif
Penipuan penerimaan CPNS di Bandung diduga libatkan PNS
Polrestabes Bandung tangkap pelaku sindikat penipu CPNS