Ahok beri syarat jika Kopaja dan Metromini ingin naikkan tarif
Pemprov DKI beri lampu hijau untuk menaikkan tarif angkutan, tapi ada syaratnya.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah dipastikan akan berimbas pada semua lini. Baik itu harga kebutuhan pokok, angkutan umum, dan lain sebagainya.
"Putusan semua kan nanti tunggu organda masukin surat, DPRD perlu bahas. Tapi kita udah kasih peluang kalau mereka mau naikin Rp 5 ribu boleh, tapi bentuknya mesti integrasi ke Transjakarta itu," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) di Balai Kota, Selasa (18/6).
Pemprov DKI telah mengintegrasikan beberapa trayek bus sedang Kopaja ke dalam jalur busway. Bus-bus Kopaja itu antara lain P20 jurusan Lebak Bulus-Senen, S602 jurusan Ragunan-Monas dan S13 jurusan Ragunan-Grogol.
Namun demikian, Ahok mengaku masih banyak Kopaja lain yang belum bersedia untuk ikut program ini. Untuk itu Pemprov DKI memanfaatkan kenaikan harga BBM agar para pemilik Kopaja bersedia untuk bergabung.
"Makanya dia (Kopaja dan Metromini) harus integrasi dong, sebetulnya itu kan enggak layak jalan," ketus Ahok.
"Kalau mereka enggak mau masukin, kita beli sendiri. Lama-lama hilang sendiri, masyarakat enggak mau naik lagi lho. Soalnya kenapa? Begitu dapat itu, masuk ke Transjakarta naik gratis. Bayangkan penumpangnya dapat bonus masuk Transjakarta gratis," tandasnya.(mdk/tyo)