Siap-siap Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Bekasi Bisa Divaksin, Begini Skema dari Dinkes
Dalam kesempatannya, pelaksanaan penyuntikan direncanakan akan dilaksanakan di sejumlah gedung sekolah dasar. Hal ini akan mempermudah kalangan penerima dalam mendapatkan suntikan.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia enam hingga 11 tahun di Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai disusun pemkot setempat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Vevi Herawati menjelaskan, sesuai rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksinasi anak akan menggunakan vaksin merek Sinovac.
"Sedang kami susun perencanaannya, strategi vaksinasi juga telah kita siapkan agar nanti berjalan lancar," kata Vevi, Minggu (12/12) dilansir dari laman ANTARA.
Dikumpulkan di Sekolah Dasar
©Unsplash/brano
Dalam kesempatannya, pelaksanaan penyuntikan direncanakan akan dilaksanakan di sejumlah gedung sekolah dasar. Hal ini akan mempermudah kalangan penerima dalam mendapatkan suntikan.
"Kemungkinan besar di gedung sekolah dasar untuk memudahkan mengumpulkan peserta vaksinasi," terangnya
Untuk saat ini, persiapan menuju vaksinasi anak di Kota Bekasi disebut Vevi sudah sampai pada tahap perencanaan.
Mencari Siswa Berusia Enam Tahun di PAUD
Terkait teknis pelaksanaan, Vevi menyebut jika Dinas Kesehatan Kota Bekasi ke depan akan mendata peserta didik berusia enam tahun di pendidikan anak usia dini atau PAUD.
Penelusuran juga dilakukan saat menjalankan vaksin untuk anak usia 12-17 tahun hingga ke SD-SD, untuk mengikuti vaksinasi di lokasi-lokasi yang telah ditentukan beberapa waktu lalu.
"Seperti kemarin vaksinasi usia 12-17 tahun, kami telusuri juga ke SD-SD, cari anak yang usianya sudah 12 tahun, tidak hanya di SMP saja. Karena kan masuk sekolah beda-beda umurnya," ucapnya.
Anak Tunda Daftar Sekolah Bisa Ikut
Adapun pelaksanaan vaksinasi usia 6 tahun juga bisa diikuti oleh anak-anak yang menunda pendaftaran masuk sekolah, akibat terdampak pandemi selama lebih dari setahun ini.
"Bisa saja kalau memang belum masuk SD, karena kita mengacunya kepada umur, bukan berdasarkan jenjang sekolah," katanya.
Sementara itu, Staf Khusus Wali Kota Bekasi Bidang Kesehatan Sudirman menjelaskan pihaknya masih belum menentukan jumlah anak yang nantinya berhak menerima vaksinasi, mengingat ada dua data yang akan disandingkan terlebih dahulu.