LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Chanel Resmi Tinggalkan Bulu dan Kulit Hewan Eksotis di Koleksinya

Chanel resmi tinggalkan bulu dan kulit hewan eksotis di koleksinya. Chanel mengikuti gerakan brand lain yang sebelumnya telah melakukan langkah bebas bulu dan kulit eksotis pada koleksi mereka.

2018-12-05 15:02:00
Barang Bermerek
Advertisement

Chanel, merek produk-produk fashion eksklusif yang sudah dikenal para pecinta mode dunia mengambil langkah tegas dalam perlindungan hewan. Melalui pengumuman yang dirilis People for Ethical Treatment of Animals (PETA) pada hari Selasa (4/12), Chanel secara resmi meninggalkan penggunaan kulit dan bulu hewan eksotis.

PETA umumkan Chanel melarang penggunaan bulu dan kulit hewan eksotis ©2018 Instagram/peta

Advertisement


Chanel tidak akan meluncurkan baju dan aksesoris yang berbahan kulit buaya atau ular lagi. Chanel mengikuti gerakan brand lain yang sebelumnya telah melakukan langkah bebas bulu dan kulit eksotis pada koleksi mereka. Di antaranya, Ann Inc, Arcadia Group yang menaungi Topshop, ASOS, Bebe, H&M, L Brands yang menaungi Victoria's Secret, Nike, Nine West, Overstock.com, Puma, dan banyak brand lainnya.

Produk-produk Chanel ©2018 Instagram/chanelofficial

Advertisement


High end brand lainnya telah lebih dulu menghentikan penggunaan bulu dan kulit eksotis, seperti Armani, Coach, Donatella, Versace, Michael Kors, Gucci, Burberry, dan John Galliano.

PETA juga berharap brand lainnya mengikuti jejak Chanel yang melakukan langkah penting dan mulai ini. Berbagai produk fashion dan aksesori tetap bisa membuat tampil modis tanpa menyiksa binatang.

Produk-produk Chanel ©2018 Instagram/chanelofficial


Kemajuan tekstil saat ini memungkin brand mendapatkan bulu imitasi dan kulit vegan dengan kualitas terbaik sehingga sangat serupa dengan aslinya. Dengan begitu, tidak ada alasan untuk membiakkan hewan dan membunuhnya hanya untuk mendapatkan bulu dan kulitnya.

PETA pun memberikan imbauan kepada produsen barang-barang fashion lainnya untuk mengikuti langkah yang diambil Chanel. Sudah saatnya beralih ke material inovatif yang diperoleh tanpa menyiksa atau membunuh hewan hanya untuk kulit atau bulunya.

Reporter: Meita Fajriana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Louis Vuitton luncurkan tas limited edition FIFA World Cup
Menengok daftar terbaru merek paling berharga di dunia, termasuk dari Indonesia
8 Hal yang harus diperhatikan saat membeli baju dan aksesoris preloved
Ini daftar harga tas & sepatu mewah para istri DPR liburan ke Jepang
Ingin terlihat kaya? ini merek baju yang harus kamu beli

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.