Warga Amerika ini sudah 12 tahun hidup tanpa uang
Dia sehari-hari memasak, mencuci baju, bahkan mengelola sebuah blog tanpa keluar uang sepeserpun.
Apakah anda bersedia hidup di gua, bercocok tanam, dan berburu hewan liar buat bertahan hidup sehari-hari? Manusia zaman sekarang pasti menganggap gaya hidup itu primitif. Tidak demikian bagi Daniel Suelo, warga Kota Moab, Negara Bagian Utah, Amerika Serikat, yang melakoni cara hidup primitif agar tidak perlu menggunakan uang.
Suelo menolak konsep uang. Pada 2000, dia merasa hidupnya tidak bahagia karena harus berurusan dengan duit. Mantan koki yang sekarang berumur 39 itu memilih langkah ekstrim. Membuang semua uang yang dia miliki, seperti diberitakan BBC, Kamis (19/4).
"Bahkan beberapa receh yang masih tersisa ketika itu, mencapai USD 30, saya tinggal di telepon umum," ujar Suelo mengenang masa lalu saat pertama kali membuang semua harta yang dia miliki.
Suelo sudah biasa dianggap gila atau pemalas oleh orang-orang. Dia sehari-hari melakukan apapun yang dia inginkan. Jalan-jalan, mencuci baju-bajunya di sungai, berburu hewan liar seperti tupai dan musang, sampai menanam melon dan sayur mayur.
Buat memasak, dia memakai panci bekas dan mengumpulkan kayu bakar. Pria yang bernama asli Daniel James Shellabarger ini menggunakan sebuah gua di bukit sebelah utara Kota Moab sebagai rumahnya.
Suelo bahkan mengelola blog tanpa keluar duit sepeserpun. Dia memakai jaringan Internet perpustakaan kota untuk mengisi blog-nya yang membahas kemungkinan gaya hidup tanpa uang.
Pria yang pilih melajang ini menilai pelajaran yang dia petik dari seluruh hidupnya adalah kenyataan uang tidak pernah memberi kebahagiaan pada manusia. "Kita harus bekerja, itu pasti, namun lihat saja, uang hanya memberi kita perasaan kekurangan terus menerus, tidak pernah ada ketenangan batin," ujar Suelo yang lahir di Kota Denver, Amerika.
Menanggapi gaya hidup tidak lazim yang dilakoni Suelo, Guru besar Ekonomi Harvard Susan Crawford menilai apa yang dilakukan pria itu adalah tidak aneh. "Sebetulnya manusia modern yang lebih aneh karena menggunakan sistem pertukaran imajiner bernama uang," ujar Crawford.
Cerita hidup Suelo pertama kali diangkat media lokal ketika krisis ekonomi melanda Amerika empat tahun lalu. Banyak orang yang meragukan uang bisa memberi mereka kebahagiaan dan tertarik mendengar cerita orang yang bisa bertahan hidup tanpa uang.
Kisah hidupnya baru saja dibukukan oleh kawan lama saat bekerja jadi juru masak bernama Mark Sundeen.(mdk/fas)