LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tentara Prancis ditusuk saat patroli di Paris

Pelaku diduga seorang pria berjanggut asal Afrika Utara berusia sekitar 30-an tahun.

2013-05-26 11:16:10
Prancis
Advertisement

Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan seorang tentara Prancis sedang berpatroli di sebuah kawasan bisnis di sebelah barat Ibu Kota Paris kemarin ditusuk di bagian lehernya oleh seorang pria. Pelaku langsung kabur dari lokasi kejadian dan saat ini sedang diburu polisi.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Ahad (26/5), korban saat itu sedang berpatroli bersama dua tentara lainnya sebagai bagian dari rencana pengawasan anti-terorisme di Prancis. Namun, sekitar pukul 18.00 waktu setempat korban didekati pelaku dari belakang dan ditikam di bagian lehernya dengan menggunakan sebuah pisau atau sebuah alat pemotong.

Hollande, yang saat itu berada di Kota Addis Ababa, Ethiopia, mengatakan bahwa pelaku penusukan saat ini masih diburu polisi

Advertisement

"Kita masih belum tahu pasti insiden penyerangan itu atau identitas pelaku. Tetapi kami akan meneliti dari semua aspek," kata Hollande kepada para wartawan.

Polisi bertugas di Kawasan Hauts-de-Seine, Pierre Andre Peyvel, mengatakan setelah insiden penyerangan korban kehilangan banyak darah tapi masih bisa bertahan hidup. Korban saat ini dirawat di sebuah rumah sakit militer terdekat.

"Luka dialami korban tampaknya cukup serius, namun tidak sampai mengancam jiwanya," ujar dia.

Advertisement

Peyvel mengatakan pelaku berhasil melarikan diri ke pusat perbelanjaan yang ramai di kawasan bisnis La Defense, sebelum dua tentara lain yang berjalan di depannya mengejar pelaku.

Surat kabar Le Parisien mengutip sumber dari seorang polisi mengatakan bahwa pelaku diduga seorang pria berjanggut asal Afrika Utara berusia sekitar 30-an tahun. Pelaku juga mengenakan sebuah pakian bergaya Arab di balik jasnya.

Namun, Peyvel menolak untuk memberikan keterangan ataupun membantah informasi itu dan mengatakan bahwa keterangan lebih lanjut tentang identitas pelaku akan diberikan setelah penyelidikan.

Prancis saat ini memang berada dalam siaga penuh dalam mencegah serangan dari kelompok milisi Islam, setelah Prancis campur tangan dalam urusan militer di Mali pada Januari lalu, untuk menghalau ancaman terhadap kepentingan Prancis dari kelompok milisi Al-Qaidah in the Islamic Maghreb (AQIM).

Serangan ini datang selang beberapa hari setelah insiden pembunuhan sadis terhadap seorang tentara Inggris di Ibu Kota London oleh dua orang yang menyatakan bahwa mereka bertindak untuk membalas dendam atas kekerasan terhadap kaum muslim.

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.