LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Situasi Masih Mencekam, Orang Tua di Kashmir Larang Anak Mereka Sekolah

Akses ponsel dan internet masih diblokir sejak pemerintah India mengumumkan blokade di Kashmir dua minggu lalu.

2019-08-20 12:40:55
Kashmir
Advertisement

Sekolah-sekolah di Kashmir kemarin masih terlihat kosong meski pemerintah setempat sudah membuka kembali aktivitas belajar mengajar. Ketegangan masih tetap tinggi di seluruh wilayah Kashmir.

Dilansir dari laman the Guardian, Selasa (20/8), banyak orang tua di Ibu Kota Srinagar tetap menjaga anak mereka di rumah karena khawatir terjadi kerusuhan lanjutan setelah bentrokan antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan India selama akhir pekan lalu.

Akses ponsel dan internet masih diblokir sejak pemerintah India mengumumkan blokade di Kashmir dua minggu lalu. Sedikitnya 4.000 orang dikabarkan ditangkap aparat keamanan di bawah undang-undang keselamatan publik yang kontroversial, dan warga Kashmir harus menjalani peraturan jam malam hampir sepanjang waktu dengan alasan untuk mencegah kerusuhan kembali terjadi.

Advertisement

Kepala Menteri Jammu dan Kashmir, BVR Subrahmanyam Jumat lalu mengatakan kehidupan akan kembali normal pada akhir pekan dengan dicabutnya sejumlah larangan dan sekolah kembali dibuka.

Pada hari Senin kemarin sangat sedikit murid yang masuk di salah satu sekolah dari 190 sekolah yang kembali dibuka di Srinagar.

"Ini risiko. Saya tidak bisa mempertaruhkan hidup anak saya demi percobaan," kata petugas polisi setempat.

Advertisement

Komunikasi yang masih diblokir artinya tidak ada cara untuk menghubungi pihak sekolah jika terjadi keadaan darurat, katanya.

"Warga makin marah dan protes selama tiga hari terakhir sehingga orang tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi selanjutnya. Situasi tidak akan meledak tetapi ada kemungkinan aksi protes akan membesar."

Pejabat senior pemerintah mengatakan bahwa jumlah pegawai negeri yang kembali bekerja bertambah dengan cepat, tetapi murid yang masuk sekolah sangat sedikit.

Ada beberapa insiden kecil pelemparan batu yang terjadi pada hari Senin kemarin yang telah ditangani sesuai dengan hukum, tambah pejabat itu.

Pada Sabtu malam (17/8), sedikitnya satu orang tewas dan sedikitnya 24 orang terluka dalam bentrokan ketika pasukan India dilaporkan menggunakan gas air mata, granat, dan peluru karet untuk membubarkan demonstran.

Reporter Magang: Ellen Riveren

Baca juga:
India Tangkap 4000 Orang di Kashmir Sejak Otonomi Khusus Dicabut
Pasca Berunding dengan PBB, Pakistan dan India Masih Bersitegang
Tidak Ada Kehidupan Tanpa Internet, Begitu pun di Kashmir
Satu Tentara India Tewas dalam Peristiwa Baku Tembak di Jammu dan Kashmir
Tanggapi Konflik Kashmir, Menlu Retno Sarankan India dan Pakistan Berdialog
Rayakan Hari Kemerdekaan, PM India Bersikukuh Mengubah Kashmir

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.