LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Selama Euro, rumah bordil di Ukraina sepi pengunjung

Tidak ada kenaikan signifikan klien penikmat seks bahkan cenderung merugi.

2012-06-28 09:47:42
euro 2012
Advertisement

Sejak perhelatan Piala Eropa atau Euro 2012 digelar di Ukraina sudah ribuan orang mengunjungi negara tersebut. Mereka kebanyakan ingin menyaksikan sepakbola saja.

Wajar saja jika kebanyakan rumah bordil di sana tidak mendapatkan pemasukan signifikan. Mereka tidak terkena efek perhelatan empat tahunan tersebut. 

Perwakilan rumah bordil mengatakan, tidak ada kenaikan signifikan klien penikmat seks bahkan cenderung merugi. Sebelumnya mereka memprediksi akan mendapat keuntungan besar selama perhelatan Piala Eropa 2012. Kampanye dan pernyataan aktivis HAM dan tokoh setempat melawan prostitusi dituding sebagai turunnya pendapatan rumah bordil di Ukraina.

"Orang Prancis dan Spanyol pernah ke sini tapi tidak banyak," kata seorang sopir taksi yang suka mengantarkan turis asing ke tempat pengumbar nafsu ini kepada Pravda.ru.

Hal ini membuat rumah bordil setempat akan menggelar sejumlah aksi turun ke jalan dan mendesak pihak-pihak yang bertentangan jangan menggangu bisnis mereka.

Di Ukraina, rumah bordil dapat ditemukan cukup dengan melihat bacaan 'Panti Pijat' yang terpampang di basement gedung. Tarif pijat plus plus bisa mencapai USD 100 per jam.

Sudah rahasia umum bahwa Ukraina merupakan salah satu pengembang bisnis layanan seks terbesar di Eropa. Hal ini membuat pengacara untuk hak anak memberi perhatian lebih mengenai ada kemungkinan meningkatnya anak dijadikan penjaja seks.

Ketua Komite Anak Ukraina Yury Pavlenko meyakini, banyak suporter sepakbola akan datang ke negaranya hanya untuk seks dari pada menyaksikan sepakbola. Mereka sangat menikmati tubuh anak di bawah umur seperti yang dilansir surat kabar Ukraina, Komsomolskaya Pravda.

Pernyataan Yury Pavlenko dimentahkan fans sepakbola. Mereka datang ke sini untuk sepakbola bukan untuk mengunjungi rumah bordil.

"Saya datang ke sini bersama teman untuk melihat negara ini dan bertemu orang baru. Saya juga tahu bahwa rumah bordil yang ada di Eropa itu wanitanya berasal dari Ukraina dan Rusia. Namun saya tidak pernah terlintas dalam pikiran bahwa isu seks di sini sangat global. Saya tak perlu tahu hal itu, karena istri saya menunggu di rumah, " ujar salah satu suporter kepada Pravda.ru.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.