Saudi tangkap sepuluh mata-mata Iran
Tersangka ditangkap itu termasuk delapan warga Saudi, seorang Libanon, dan seorang berkebangsaan Turki.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mansour al-Turki mengatakan pihaknya telah menahan sepuluh lagi tersangka mata-mata Iran.
"Penyelidikan awal pihak keamanan membuat kami mengambil keputusan untuk menangkap sepuluh orang karena dugaan menjadi mata-mata," kata juru bicara itu dalam siaran televisi nasional al-Ekhbariya, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (22/5).
Tersangka ditangkap itu termasuk delapan warga Saudi, seorang Libanon, dan seorang berkebangsaan Turki.
Pada 19 Maret lalu Kementerian Dalam Negeri telah menangkap 16 warga Saudi, seorang warga Iran, dan seorang Libanon di empat wilayah, termasuk provinsi sebelah timur.
Juru bicara itu juga mengatakan penyelidikan awal April lalu mengungkap ada keterlibatan para tersangka itu dengan pihak intelijen Iran. Namun Iran telah menyangkal keterlibatan itu.
Al-Turki menyatakan warga Libanon yang ditangkap Maret lalu kini telah dibebaskan.
Semua warga Saudi yang ditangkap Maret lalu itu adalah anggota muslim syiah.(mdk/fas)