Rahasia tersimpan si Manusia Tank di Tiananmen
Manusia tank adalah pemberontak tanpa identitas. Dia sangat terkenal sebab berdiri tegak di depan 59 tank militer China.
Manusia tank adalah pemberontak tanpa identitas. Dia sangat terkenal sebab berdiri tegak di depan 59 tank militer China saat dibubarkannya demonstran dari sekitar Lapangan Tiananmen pada tanggal 5 Juni 1989. Hari ini, tepat 23 tahun peristiwa historis itu. Pria ini mendapat pengakuan internasional sebagai orang yang paling berani. Sampai sekarang, misteri masih melingkupi, siapa sesungguhnya si Manusia Tank ini.
Peristiwa itu terjadi dekat Lapangan di Chang'an Avenue, yang membentang timur-barat sepanjang ujung selatan Kota Terlarang di Beijing, pada tanggal 5 Juni 1989 satu hari setelah tentara China melakukan kekerasan pada protes Tiananmen. Pria itu berjalan di jalur kendaraan lapis baja. Dia memegang tas belanja di kedua tangannya.
Pria itu menunjuk ke tank yang mendekat, namun tak ditanggapi. Lama kelamaan keduanya saling mendekat. Orang-orang disekitar sudah menghalaunya untuk pergi, namun dia tak bergeming. Tanpa diduga, justru pasukan tank lah yang berhenti setelah berjarak sekitar 2 meter dari tempat pria itu berdiri.
Setelah berhenti, pria tersebut nampak melompat ke atas tank dan berbicara dengan awak di dalamnya. Percakapan pun selesai, dia melompat dan tank meneruskan jalannya. Tiba-tiba dua orang berseragam biru membawa pria itu dan menghilang di balik kerumunan. Banyak polemik mengenai hal ini, apakah dia dibawa oleh intel atau sipil. Yang pasti, majalah TIME telah menobatkannya menjadi "100 tokoh paling penting abad ini".
Hanya sedikit informasi mengenai pria itu. tabloid Inggris Sunday Express menulisnya sebagai Wang Weilin, seorang mahasiswa, 19 tahun yang kemudian dituduh sebagai perusuh oleh Partai Komunis China yang coba menumbangkan Tentara Pembebasan Rakyat. Namun hal ini dibantah oleh partai Komunis China lewat dokumen pribadi. Mereka malah tidak bisa menemukan pria tersebut. "Kami hanya tahu namanya dari wartawan. Setelah dicari identitasnya tetap tak ketemu. Apakah dia sudah mati atau dipenjara," tutur salah seorang anggota Partai Komunis China.
Keberadaan "The Tank Man" menjadi rumor yang hingga kini masih diperdebatkan. Ada yang bilang, dia dieksekusi 14 hari setelah peristiwa itu. Ada pula yang bilang dia masih hidup dan bersembunyi di dataran China. Siapapun dia, telah menjadi simbol peristiwa Tiananmen dan ikon abad 20.(mdk/ian)