LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Klinik rahasia buat demonstran merebak di Bahrain

Tentara pemerintah menangkapi dokter nekat mengobati demonstran cedera.

2012-05-23 14:05:13
Protes bahrain
Advertisement

Saat ini kebanyakan anak muda Bahrain tidak mau pergi ke rumah sakit. Bukan karena mereka tidak percaya pada pengobatan medis. Namun, bagi pegiat revolusi di negara kaya minyak itu, klinik rahasia jadi tempat teraman buat berobat.

Surat kabar the New York Times melaporkan, Selasa (22/5), jumlah klinik rahasia makin meningkat di negara itu. Para pengunjuk rasa yang menentang rezim Kerajaan Al Khalifa memilih berobat ke rumah-rumah warga syiah di wilayah pinggiran Ibu Kota Manama. Klinik-klinik ini hanya dilengkapi obat sederhana.

Salah satu tindakan keras pemerintah Bahrain setelah revolusi mulai disuarakan rakyat tahun lalu adalah menangkap dokter atau perawat di rumah sakit swasta dan negeri yang nekat membantu pengunjuk rasa. Akibatnya, gedung-gedung pusat kesehatan di seluruh negara itu malah ditakuti rakyat karena polisi dan tentara berjaga-jaga di sana.

Warga bernama Zaenab, 23 tahun, mengungkapkan penentang rezim kini harus membikin alasan agar bisa dirawat di rumah sakit. Dia kini pilih dirawat di klinik ilegal itu setelah nekat minta dioperasi di rumah sakit pemerintah ketika tangannya cedera. "Saya mengaku jatuh dari tangga, padahal usai dipukul polisi. Kalau tidak begitu, mana mungkin saya dioperasi," ujar Zaenab.

Perempuan syiah yang membuka klinik rahasia mengaku dirinya tergerak atas dasar kemanusiaan. "Saya tidak punya kemampuan medis," ujar wanita yang tidak disebut namanya ini.

Banyak dokter resmi meminta Kementerian Dalam Negeri Bahrain mencabut pengawasan rumah sakit. Namun yang berani protes, seperti Kepala Rumah Sakit Salmaniya dr. Walid Khalifa al-Manea, langsung dipecat.

Sejak 14 Februari tahun lalu, revolusi pecah di Bahrain. Warga mayoritas Syiah menuntut kebebasan kepada rezim minoritas Sunni. Namun, sampai sekarang, belum ada tanda-tanda perjuangan warga yang rata-rata anak muda itu berhasil.
(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.