LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kasus Korupsi Guncang Prancis, Istana Kepresidenan Ikut Digeledah

Penyelidikan mengenai kasus korupsi ini dimulai sejak tahun lalu.

Sabtu, 23 Mei 2026 15:56:00
korupsi
Antrean untuk mengunjungi Istana Elysee di Paris, Prancis, pada 21 September 2019. (Dok. AP/Kamil Zihnioglu) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Jaksa Prancis mengumumkan pada hari Jumat (22/5/2026) bahwa penyidik telah melakukan penggeledahan di Istana Elysee.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyelidikan yang dimulai pada Oktober 2025 terkait dugaan korupsi, perlakuan istimewa, dan jual beli pengaruh.

Penyelidikan ini berfokus pada penunjukan perusahaan yang sama secara berulang selama bertahun-tahun untuk mengatur upacara penghormatan di mausoleum Pantheon, tempat peristirahatan tokoh-tokoh penting Prancis.

"Operasi penggeledahan dilakukan pada Kamis (21/5) di lingkungan Istana Elysee, sebagai bagian dari penyelidikan yudisial yang terutama berfokus pada kondisi pemberian sejumlah kontrak publik terkait penyelenggaraan upacara di Pantheon," ungkap kantor Jaksa Penuntut Umum Keuangan Nasional Prancis (PNF), seperti yang dilaporkan oleh CNA.

Advertisement

Kantor PNF juga menambahkan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan setelah adanya konsultasi kelembagaan untuk memastikan bahwa proses tersebut dapat berlangsung.

Seorang perwakilan dari Istana Elysee menyatakan kepada AFP bahwa penggeledahan tersebut diizinkan oleh pihak kepresidenan, karena prosedur ini tidak menargetkan Presiden Emmanuel Macron dan telah memenuhi perlindungan yang diperlukan terkait konstitusi serta kerahasiaan pertahanan nasional.

Advertisement

Sebelumnya, pada bulan April, Kepala Jaksa Penuntut Umum Keuangan Nasional Prancis, Pascal Prache, mengungkapkan bahwa penyidik pernah mencoba untuk menggeledah Istana Elysee, namun mereka ditolak dengan alasan bahwa konstitusi menjamin hak imunitas dan inviolabilitas area kepresidenan.

Menurut laporan dari surat kabar mingguan Prancis, Le Canard Enchaine, penyidik sedang menyelidiki alasan di balik pemilihan perusahaan penyelenggara acara, Shortcut Events, selama lebih dari dua dekade hingga tahun 2024 untuk menggelar upacara penghormatan di mausoleum Pantheon.

Diketahui bahwa upacara terakhir yang diselenggarakan oleh perusahaan tersebut adalah pada tahun 2024 untuk menghormati Missak Manouchian, seorang penyair Armenia yang gugur dalam perlawanan terhadap pendudukan Nazi di Prancis selama Perang Dunia II.

Advertisement

Selain itu, Josephine Baker, seorang penari dan penyanyi, juga menjadi perempuan kulit hitam pertama yang dimakamkan di Pantheon pada tahun 2021.

Berita Terbaru
  • Lautan Biru Bobotoh Padati Bandung Sambut Pawai Juara Persib
  • Prancis Murka, Haramkan Menteri Israel Ben-Gvir Masuki Negaranya karena Perlakuannya ke Aktivis Flotilla
  • Kemenko PMK dan TWC Perkuat Penguatan Budaya Tangguh Bencana di Kawasan Cagar Budaya
  • Peringatan Dini: 10 Negara Afrika Berisiko Tinggi Terkena Wabah Ebola
  • Waspada Panic Buying: DKI Jakarta Imbau Warga Bijak Berbelanja Hadapi Kenaikan Harga Pangan Menjelang Idul Adha
  • berita update
  • konten ai
  • korupsi
  • perancis
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
K
Reporter Khairisa Ferida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.