India gantung pelaku teror Mumbai
Hanya Muhammad Ajmal Kasab yang selamat, sedangkan sembilan penyerang lainnya tewas dalam baku tembak.
Pemerintah India pagi ini telah menggantung pelaku serangan teror di Kota Mumbai 2008, Muhammad Ajmal Kasab, asal Pakistan.
Situs Huffington Post melaporkan, Rabu (20/11), Kasab digantung di sebuah penjara di Pune, kota dekat Mumbai.
Menteri Dalam Negeri Sushil Kumar Shinde mengatakan kantornya telah menyampaikan permohonan pengampunan Kasab kepada Presiden Pranab Mukherjee pertengahan bulan lalu. Namun, permintaan grasi itu ditolak. "Telah diputuskan pada 21 November pukul 7.30 pagi dia akan digantung. Hukuman itu telah dilaksanakan hari ini," kata Shinde.
R.R Patil, Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Maharashtra, mengatakan eksekusi itu merupakan penghargaan bagi semua korban tak bersalah dan anggota polisi yang tewas dalam kejadian empat tahun lalu itu.
Kasab bersama sembilan anggota kelompoknya memasuki Mumbai dengan perahu pada 26 November 2008. Mereka membawa telepon seluler, granat, dan senjata otomatis. Dalam aksi itu mereka menargetkan sejumlah hotel mewah, gedung pusat umat Yahudi, dan stasiun kereta dalam kota. Serangan tiga hari itu disiarkan langsung di televisi dan tersebar ke seantero negeri dan dunia.
Hanya Kasab yang selamat sedangkan sembilan rekannya tewas dalam baku tembak dengan aparat keamanan India.
Pemerintah India menuding Laskhar-i-Taiba, sebuah organisasi militan Pakistan, sebagai dalang teror itu. Peristiwa ini membuat hubungan India dan Pakistan memanas.
Pengadilan India menjatuhkan hukuman mati kepada Kasab pada Mei dua tahun lalu atas dakwaan pembunuhan dan terorisme. Kasab menangis mendengar putusan itu.