LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Anak-Anak Perempuan di Sebagian Wilayah Afghanistan Mulai Kembali ke Sekolah

Para siswa perempuan sekolah menengah telah kembali masuk sekolah di provinsi wilayah utara Afghanistan, menurut pejabat Taliban dan para guru pada Selasa. Tetapi ada juga yang masih dilarang masuk sekolah di sebagian besar wilayah negara tersebut.

2021-10-06 12:31:00
Taliban
Advertisement

Para siswa perempuan sekolah menengah telah kembali masuk sekolah di provinsi wilayah utara Afghanistan, menurut pejabat Taliban dan para guru pada Selasa. Tetapi ada juga yang masih dilarang masuk sekolah di sebagian besar wilayah negara tersebut.

Taliban juga mengumumkan beberapa PNS perempuan diminta kembali bekerja dan gaji mereka akan dibayar. Sikap baru Taliban ini dinilai sebagai tanda mereka ingin membangun citra yang lebih lunak setelah 50 hari berkuasa.

Sebuah video yang diunggah juru bicara Taliban, Suhail Shaheen menunjukkan puluhan pelajar sekolah menengah perempuan berpakaian hitam, beberapa memakai jilbab putih dan lainnya bercadar hitam, duduk di kursi melambaikan bendera Taliban.

Advertisement

“Anak-anak perempuan bersekolah di Khan Abad, Provinsi Kunduz,” ujar Shaheen di Twitter, dikutip dari France 24, Rabu (6/10).

Tetapi di Kabul, pejabat Kementerian Pendidikan Mohammad Abdi menyampaikan belum ada kebijakan yang berubah dari pemerintah pusat sementara Taliban.

“Sekolah menengah masih tetap ditutup untuk anak-anak,” ujarnya kepada AFP.
Sebelumnya kelompok ini mengatakan anak perempuan bisa kembali bersekolah ketika diterapkan pemisahan ketat ruang kelas berdasarkan jenis kelamin.

Advertisement

Dalam tayangan video yang dibagikan Shaheen, seorang wartawan Radio Television Afghanistan (RTA) terdengar mengatakan “sekolah dibuka untuk anak-anak perempuan, dan tidak ada pembatasan”.

Seorang anggota Taliban yang kemudian diwawancarai di depan kamera mengatakan anak perempuan dan anak laki-laki dari kelas tujuh sampai 12 berada di sekolah yang ada di distrik tersebut, mengatakan “tidak ada masalah bagi siapapun sejauh ini”.

Seorang kepala sekolah di kota Kunduz, ibu kota provinsi, mengatakan kepada AFP, anak-anak perempuan di sekolah menengah di distrik Imam Sahib telah kembali belajar di kelas.

Seorang guru lainnya di Kunduz juga mengatakan pelajar perempuan di sekolah menengah lainnya telah kembali ke sekolah.

"Kepala sekolah kami menginformasikan Direktorat Pendidikan di Kunduz dan meminta instruksi mereka," ujar guru kelas empat yang menolak disebutkan namanya ini kepada AFP.

"Mereka menjawab larangan anak-anak perempuan bersekolah hanya berlaku di provinsi lain, dan bukan di Kunduz."

Baca juga:
Lagi, Taliban Gantung Mayat Pelaku Kriminal di Depan Umum
Amnesty International Tuding Taliban Bunuh 13 Warga Etnis Hazara di Afghanistan
Warga Afghanistan Ramai-Ramai Urus Permohonan Visa Iran
Taliban Tunjuk 38 Pejabat Baru Pemerintahan Tapi Tidak Ada Satu Pun Perempuan
Sejumlah Warga Sipil Afghanistan Tewas dalam Ledakan di Luar Masjid di Kabul

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.