LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

40 Persen Kasus Covid-19 di Prancis Akibat Varian Delta

Prancis memutuskan menunda pelonggaran pembatasan Covid-19 di wilayah barat daya negara itu di tengah lonjakan kasus karena virus corona varian Delta.

2021-07-08 17:05:00
corona di dunia
Advertisement

Varian Delta COVID-19 yang sangat menular kini menyumbang sekitar 40 persen kasus infeksi di Prancis, kata juru bicara pemerintah Gabriel Attal, Rabu.

Dia memperingatkan bahwa gelombang keempat epidemi kemungkinan akan segera melanda Prancis.

Menurutnya, tingkat infeksi COVID-19 di 11 wilayah metropolitan Prancis, terutama di Paris, meningkat lebih tinggi.

Advertisement

Dilansir dari laman Antara mengutip Reuters, Kamis (8/7), Attal menambahkan pemerintah akan menggelar rapat kabinet Senin depan untuk membahas situasi COVID-19. Pemerintah juga tengah mempertimbangkan semua kemungkinan skenario untuk mengatasi lonjakan infeksi.

Dia menegaskan bahwa langkah baru tersebut bisa jadi mencakup kewajiban vaksinasi bagi tenaga kesehatan.

Menteri Kesehatan Olivier Veran awal pekan ini mendesak sebanyak mungkin warga Prancis agar disuntik vaksin COVID-19.

Advertisement

Veran memperingatkan Prancis berpotensi menghadapi gelombang keempat epidemi pada akhir Juli yang disebabkan oleh varian Delta yang sangat menular.

"Selama lima hari (tingkat infeksi) belum turun - naik lagi. Karena varian Delta, yang sangat menular. Misal Inggris menunjukkan bahwa gelombang keempat kemungkinan terjadi akhir Juli," kata Veran di Twitter

"Kita musti bergerak lebih cepat (terkait vaksinasi). Negara kita sedang berpacu dengan waktu."

Prancis memutuskan menunda pelonggaran pembatasan Covid-19 di wilayah barat daya negara itu di tengah lonjakan kasus karena virus corona varian Delta. Sementara penasihat ilmiah terkemuka pemerintah mengatakan gelombang keempat virus kemungkinan karena munculnya varian Delta ini.

Pakar ilmiah dan medis mengatakan varian Delta lebih mudah menular daripada varian virus lainnya. Penyebaran cepat varian Delta di seluruh dunia menyebabkan beberapa negara memberlakukan kembali pembatasan perjalanan.

Baca juga:
WHO Rekomendasikan Obat Actemra dan Kezvara untuk Kurangi Risiko Kematian Covid-19
Dunia Catat Kematian Covid-19 Tembus 4 Juta Jiwa, WHO Kecam Nasionalisme Vaksin
Pihak Berwenang India Tangkap 14 Orang Terkait Vaksin Covid-19 Palsu Berisi Air Garam
Menteri Inggris Akui Semi Final Euro 2020 Bisa Picu Ledakan Kasus Covid-19
Dokter Amerika Jadi Selebtwit di Indonesia karena Bahas Kasus Covid yang Melonjak
Korea Selatan Sepakat Barter 700.000 Vaksin Covid-19 dengan Israel

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.