LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

20 Orang tewas akibat bom bunuh diri Al Qaeda di Yaman

20 Orang tewas, Sabtu larut malam (4/8), ketika seorang pembom bunuh diri Al Qaeda menyerang sebuah pertemuan.

2012-08-05 07:11:05
Al Qaidah
Advertisement

Sedikitnya 20 orang tewas, Sabtu larut malam (4/8), ketika seorang pembom bunuh diri Al Qaeda menyerang satu pertemuan anggota suku pro-pemerintah di Provinsi Abyan, Yaman.

"Seorang pembom Al Qaeda meledakkan sabuk peledaknya, yang disembunyikan, di tengah kerumunan orang saat pemakaman di Kota Kecil Jaar di Abyan, Sabtu malam, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai puluhan orang lagi," kata pejabat kepolisian setempat.

Ia mengatakan, "Abdulatif as-Saeed, pemimpin petempur suku yang mendukung tentara pemerintah dalam perang melawan Al Qaeda selama beberapa bulan belakangan, gugur dalam serangan bom tersebut." Puluhan orang lagi cedera dalam serangan tersebut, yang digambarkan banyak pejabat sebagai serangan paling kejam di Abyan sejak tentara pemerintah Yaman merebut kubu pelaku teror dua bulan lalu, demikian laporan Xinhua yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad pagi.

Serangan mematikan itu terjadi kurang dari jam setelah satu serangan terkoordinasi Yaman-AS menewaskan empat gerilyawan Al Qaeda di Provinsi Hadhramatuh di bagian tenggara negeri tersebut.

Dengan dukungan Amerika Serikat, pemerintah Yaman melancarkan serangan gencar selama satu bulan pada Mei terhadap gerilyawan Al Qaeda, yang di wilayah tersebut dikenal dengan nama Ansar Ash-Sharia (Penolong Hukum Islam). Militer Sana'a memaksa gerilyawan meninggalkan kubu yang telah mereka kuasai selama hampir satu tahun.

Sedikitnya 20 calon prajurit tewas dan 20 orang lagi cedera dalam serangan bom bunuh diri di akademi kepolisian di Ibu Kota Yaman, Sana'a, pada 11 Juli kendati ada pengamanan kuat di sekitar instalasi penting lokal dan asing guna mencegah serangan teror.

Serangan mematikan Sabtu adalah yang ketiga dalam dua bulan belakangan di Yaman, setelah serangan paling maut terhadap satu gladi parade militer pada Mei. Sebanyak 100 personel keamanan pusat di ibu kota Yaman tewas, sehingga menimbulkan awan gelap mengenai proses peralihan damai di Yaman setelah lebih dari 18 bulan kerusuhan.

Memerangi gerilyawan Al Qaeda di Yaman selatan, wilayah yang bergolak, adalah salah satu tantangan yang dihadapi Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi. Ia telah berjanji akan memulihkan keamanan dan mengusir anggota cabang Al Qaeda di negeri tersebut.(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.