MU Tertinggal 13 Poin dari Arsenal, Carrick Tidak Mau Diabaikan dalam Pacuan Gelar Liga Inggris
Michael Carrick, manajer interim Manchester United, menegaskan tetap optimistis dan belum menyerah dalam usaha meraih gelar di musim ini.
Michael Carrick, manajer interim Manchester United, menegaskan belum menyerah dalam usaha untuk meraih gelar di musim ini. Meskipun jarak poin yang cukup jauh, Carrick percaya bahwa dalam sepak bola, segala hal masih mungkin terjadi hingga akhir musim.
Sejak mengambil alih posisi manajer dari Ruben Amorim, Carrick telah membawa perubahan yang signifikan. Setan Merah berhasil meraih enam kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh pertandingan terakhir, sebuah catatan yang menghidupkan kembali optimisme di Old Trafford.
Saat ini, United tertinggal 13 poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen, meskipun mereka masih memiliki satu laga tunda.
Dengan tersisa 10 pertandingan, peluang untuk mengejar gelar memang terlihat tipis, tetapi Carrick memilih untuk tetap optimis dan menjaga harapan.
"Dalam sepak bola, Anda tidak bisa menutup kemungkinan apa pun. Tapi kami juga harus realistis dan memahami situasinya," ujar Carrick.
Fokus Mengejar Kemenangan
Dia mengakui bahwa terdapat dua tim yang menunjukkan performa luar biasa pada musim ini. Namun, perhatian utama timnya adalah untuk terus meraih kemenangan dan menjaga konsistensi hingga akhir pekan terakhir.
“Kami tidak boleh terbawa suasana. Rangkaian kemenangan itu sulit diraih. Kami lapar untuk lebih, dan kami ingin mempertahankan konsistensi selama mungkin,” tambahnya.
Menariknya, posisi Carrick sebagai pelatih sementara masih memiliki kemungkinan berubah. Ia berpotensi dipermanenkan jika berhasil membawa United finis di zona Liga Champions musim depan.
Satu-satunya Harapan
Dengan hanya kompetisi Premier League yang tersisa untuk diperjuangkan, perhatian Setan Merah kini sepenuhnya terfokus pada liga domestik.
Ujian selanjutnya akan datang ketika mereka berhadapan dengan Newcastle United, sebuah pertandingan yang dapat menjadi momen krusial untuk memperkecil selisih dengan para pesaing di posisi teratas.
Carrick mungkin memiliki pandangan yang realistis, namun ia juga menyadari bahwa keajaiban dalam sepak bola bukanlah hal yang mustahil. Selama timnya terus mempertahankan performa dan mentalitas pemenang, segala sesuatu mungkin terjadi.
Sumber: Tribal Football