LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA

Deretan Pelatih Pilihan Erick Thohir saat jadi Presiden Inter Milan: Tak Ada yang Persembahkan Gelar Juara

Erick Thohir kembali menjadi topik hangat dalam dunia sepak bola, terutama setelah ia mengambil keputusan untuk memecat Shin Tae Yong.

Rabu, 08 Jan 2025 15:22:00
erick thohir
4 Pelatih Pilihan Erick Thohir Ketika jadi Presiden Inter Milan: Semua Gagal Berikan Gelar Juara (© 2025 Bola.net)
Advertisement

Nama Erick Thohir kembali menjadi topik hangat dalam dunia sepak bola, khususnya setelah ia memutuskan untuk memecat Shin Tae Yong dari jabatan pelatih Timnas Indonesia. Namun, perjalanan karier Erick di dunia sepak bola tidak hanya berkisar pada aktivitasnya di tanah air. Ia juga pernah menjabat sebagai presiden dan pemilik mayoritas klub besar Italia, Inter Milan. Erick Thohir memimpin Inter dari tahun 2013 hingga 2018. Selama masa kepemimpinannya, Nerazzurri menghadapi berbagai tantangan dalam proses transisi.

Dalam kurun waktu lima tahun tersebut, Erick Thohir mengganti empat pelatih yang berbeda, semua dengan harapan bisa mengembalikan kejayaan klub. Sayangnya, tidak satu pun dari pelatih tersebut mampu memberikan gelar juara bagi klub yang berbasis di Giuseppe Meazza. Periode ini menjadi salah satu masa paling sulit dalam sejarah modern Inter. Meskipun telah dilakukan perombakan besar-besaran, hasil yang diharapkan tetap tidak tercapai. Siapa saja pelatih yang pernah memimpin Inter Milan selama era kepemimpinan Erick Thohir? Mari kita simak ulasannya.

Roberto Mancini

4 Pelatih Pilihan Erick Thohir Ketika jadi Presiden Inter Milan: Semua Gagal Berikan Gelar Juara © 2025 Bola.net

Pada tahun 2014, Erick Thohir kembali mendatangkan Roberto Mancini ke Inter Milan. Mancini merupakan pelatih yang sebelumnya sukses membawa klub meraih tiga gelar Serie A secara berturut-turut antara tahun 2005 hingga 2008. Dengan kembalinya Mancini, diharapkan Inter dapat kembali ke jalur kemenangan setelah pemecatan Walter Mazzarri.

Namun, masa jabatan kedua Mancini tidak seberhasil periode sebelumnya. Ia hanya mencatatkan 36 kemenangan, 23 kekalahan, dan 18 hasil imbang dari total 77 pertandingan yang dijalani bersama Inter. Setelah menyelesaikan musim 2015/2016 dengan menempati posisi keempat di Serie A, Mancini akhirnya memutuskan untuk meninggalkan klub.

Advertisement

Frank de Boer

4 Pelatih Pilihan Erick Thohir Ketika jadi Presiden Inter Milan: Semua Gagal Berikan Gelar Juara © 2025 Bola.net

Frank de Boer diangkat sebagai pelatih Inter Milan untuk menggantikan Roberto Mancini pada musim 2016/2017. Erick Thohir berharap agar filosofi permainan menyerang yang diusung Ajax dapat diterapkan di klub tersebut. Namun, masa kepemimpinan De Boer di Giuseppe Meazza hanya berlangsung singkat.

Pelatih berkebangsaan Belanda ini hanya mampu bertahan selama 85 hari di posisi pelatih. Pemecatannya disebabkan oleh serangkaian hasil buruk yang diperoleh tim. Dari 14 pertandingan yang dijalani, Inter Milan mengalami tujuh kekalahan, sehingga De Boer dipecat pada bulan November 2016.

Advertisement

Stefano Pioli

4 Pelatih Pilihan Erick Thohir Ketika jadi Presiden Inter Milan: Semua Gagal Berikan Gelar Juara © 2025 Bola.net

Setelah pemecatan Frank de Boer, Stefano Pioli diangkat sebagai pelatih sementara. Tugasnya adalah untuk mengembalikan stabilitas tim hingga akhir musim. Pioli memulai masa jabatannya dengan hasil yang menggembirakan, membawa Inter Milan bersaing di zona Eropa. Harapan mulai tumbuh bahwa Inter dapat bangkit kembali di bawah kepemimpinannya. Namun, sayangnya, performa tim menurun drastis menjelang akhir musim. Setelah hanya mendapatkan dua poin dari tujuh laga terakhir di Serie A, Pioli akhirnya dipecat.

Luciano Spalletti

4 Pelatih Pilihan Erick Thohir Ketika jadi Presiden Inter Milan: Semua Gagal Berikan Gelar Juara © 2025 Bola.net

Erick Thohir memilih Luciano Spalletti sebelum klub dijual kepada Suning Group. Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimilikinya, Spalletti diharapkan mampu mengangkat kembali posisi Inter Milan ke papan atas Serie A. Di bawah kepemimpinannya, Spalletti berhasil mengantarkan Inter kembali ke Liga Champions selama dua musim berturut-turut, yaitu pada 2017/2018 dan 2018/2019. Kinerja tim menunjukkan peningkatan yang signifikan saat ditangani oleh Spalletti.

Advertisement

Meskipun berhasil di liga domestik, Spalletti tidak berhasil memberikan trofi bagi Inter Milan. Kesuksesan tim dalam mencapai Liga Champions tidak cukup untuk menutupi kekurangan dalam perolehan gelar. Seperti yang diketahui, "Keberhasilan mereka lolos ke Liga Champions tidak cukup menutupi kegagalan dalam meraih gelar." Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, pencapaian yang diharapkan dalam bentuk trofi belum terwujud.

Berita Terbaru
  • PLN Sebut Listrik di Sumut Pulih Total Pascablackout Massal
  • Pemkot Jayapura Panen Padi Cetak Sawah Perdana di Koya Timur, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
  • DP3 Sleman Optimistis Pasokan Hewan Kurban Terpenuhi Jelang Idul Adha 2026
  • Idul Adha 2026: Gubernur Khofifah Sebut Mampu Dongkrak Ekonomi Peternak Jatim
  • Disdukcapil Murung Raya Gelar Sidang Pernikahan Keliling, Permudah Legalisasi Perkawinan Warga
  • berita analisis
  • erick thohir
  • inter milan
  • konten ai
  • merdekabola
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dian Rosadi
A
Reporter Aga Deta
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.