Tentang tim IT merdeka.com
Merdeka.com - Orang sering menyebut bahwa dalam dunia internet, content is the king (isi adalah raja). Sehingga para pembuat isi, sering membanggakan diri berlebihan. Dalam konteks merdeka.com, redaksi adalah pembuat konten dan ujung tombak.
Tapi apakah itu berarti raja? Tunggu dulu. Suatu hari, ketika terjadi demo besar-besaran di Jakarta pada akhir Maret lalu tiba-tiba tim penulis mati gaya: tidak bisa memasukkan berita. Admin berupa aplikasi untuk memasukkan berita (content management system/CMS) merdeka.com mati.
Kalau sudah begitu, maka rekan-rekan redaksi akan teriak memanggil tim information technology (IT). Mereka menyampaikan keluhannya lewat email, atau kirim BB messenger, atau telpon langsung untuk minta pertolongan. Dalam waktu singkat, tim IT menjadi "dewa penolong" untuk menyelesaikan masalah. Dan, halaman CMS pun normal kembali.
Jadi siapa yang lebih jumawa, dewa atau raja?Pembaca merdeka.com yang cerdas di manapun berada. Produk merdeka.com adalah hasil kerjasama semua pihak. Tidak ada yang paling perkasa diantara satu dan lainnya. Kami adalah sebuah bangunan, yang memiliki fungsi masing-masing. Ada yang jadi genting, ada yang jadi fondasi, pintu, perabot, dan sebagainya. Saling melengkapi. Indahnya bangunan karena peran masing-masing bagian.
Begitu juga tim IT merdeka.com. Sebelum situs yang Anda baca ini online, mereka sudah jungkir balik menyiapkan bangunan dasar: memasang perangkat keras (mesin) berupa server dan router. Kemudian mesin itu dijalankan dengan sistem operasi (operating system), ditambahi aplikasi-aplikasi yang bisa menerima bermacam data: teks, gambar, kode, dan lain-lain yang dibuat tim redaksi.
Dalam dunia online, lokasi kerja tidak jadi isu. Redaksi sebagian besar di Jakarta, tapi sebagian lainnya di kota-kota Medan, Bandung, Yogya, Surabaya, Bali, Makassar, dan lain-lain. Teman-teman IT selain di Jakarta, sebagian besar di Malang dan bahkan ada yang tak jelas di mana posisinya tapi selalu 'on'. Meski terserak di tempat berbeda dan berjauhan, kita biasa bekerjasama tanpa mempermasalahkan lokasi masing-masing. Yang penting sama-sama online dan saling diskusi melalui email, chatting, messenger atau apapun.
Oleh karena itu, kalau halaman web merdeka.com atau CMS-nya sedang sedikit gangguan, bantuan para dewa segera datang mengatasinya. Siapakah mereka? Tim IT kami dipimpin oleh P. Yan Irwansyah, didukung Agus Salim, Faizin, Shoifuddin, Yoppy, Wanda, Fendy, Danu, dan Gading. Tak ketinggalan Mada dan Herry yang sibuk dengan urusan system network (sistem jaringan).
Karena gangguan bisa terjadi sewaktu-waktu, maka tim IT ini kerja siang malam. Mereka pun pada hari libur ada yang piket layaknya satpam online. Sebelum ganti piket, mereka harus memastikan bahwa coding yang dibuat atau diubah, sudah dikunci (di-commit) agar tak bergeser. Kalau sampai kelupaan, walaupun programmernya sudah pulang akan disuruh balik kantor untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya. Tak jarang mereka tidur di ruang server.
Hari ini, tim redaksi tiba-tiba mendapat suguhan baru. Halaman CMS berubah wajah jadi cantik, komunikatif, dan tak membosankan. VMS itu diberi nama "merc" (baca mersi) singkatan dari MER-deka C-ms. Ini tak lepas dari jerih payah tim IT yang dimotori Yan. Dengan semangat tinggi, Yan seolah memimpikan tim IT bagaikan The Avengers -- kumpulan superhero rekaan komik Marvel. Ada yang jadi Thor, Hulk, Stark, Captain, dll.
Mereka siap menghadapi segala permasalahan yang berkaitan dengan IT. Semua itu tak lain agar pembaca bisa nyaman mengikuti berita-berita merdeka.com yang semakin cepat, akurat, dan bermartabat. (mdk/mdk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya