WNA di Indonesia masih harus dipaksa bayar pajak

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Rabu, 24 Oktober 2012 15:58

WNA di Indonesia masih harus dipaksa bayar pajak
Pekerja. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Rendahnya tingkat kepatuhan membayar pajak tidak hanya melanda warga negara Indonesia (WNI) saja. Orang asing atau warga negara asing (WNA) yang berdomisili di Indonesia dan menikmati segala fasilitas yang ada, ternyata tidak ingin berkontribusi pada negara ini.

Padahal, WNA yang berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan, menjadi Subyek Pajak di Indonesia. WNA yang tidak dibebankan pajak adalah mereka yang menjadi pejabat perwakilan diplomatik, dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing.

Selain itu, pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan dan tidak menjalankan usaha atau kegiatan atau pekerjaan lain untuk memperoleh penghasilan dari Indonesia. Selebihnya tetap diwajibkan membayar pajak.

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Fuad Rahmany mengatakan, imbauan tegas atau gitzeling juga telah diberikan kepada warga negara asing untuk menjalankan kewajiban membayar pajak ke negara.

"Jadi memang ya harus kita sudah saatnya masuk ke suatu upaya yang lebih tegas lah," ujar Fuad saat ditemui di kantornya, Rabu (24/10).

Tingkat kepatuhan pembayaran pajak jauh tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia. Tingkat kepatuhan wajib pajak perorangan Indonesia hanya 30 persen. Sedangkan Malaysia telah mencapai 80 persen.

"Sedangkan wajib pajak badan di Indonesia bahkan hanya 10 persen," tuturnya.

Fuad menambahkan penindakan terhadap pidana pajak oleh wajib pajak hingga saat ini telah banyak dilakukan. Khususnya kasus yang terjadi di kantor-kantor wilayah. "Di kanwil itu juga sudah banyak yang P21, jadi lumayan lah. Tapi kita tetap harus tingkatkan penegakan hukum, harus. Supaya masyarakat tidak meremehkan kewajiban mereka bayar pajak," jelasnya.

[noe]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pajak

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jokowi: Dicemooh, diejek, dijelek-jelekin, sudah makanan sehari-hari
  • 3 Cara jitu merawat kulit yang memerah karena sinar matahari
  • Jokowi bakal buka Kongres Persatuan Alumni GMNI
  • Digusur untuk lahan PT KAI, Warga Batuceper minta Rp 20 juta/meter
  • Jelang HUT RI ke-70, makam pahlawan di TMP Kotabumi malah amblas
  • Menengok pusat komando GO-JEK, penghubung konsumen dan tukang ojek
  • Soal Perppu, Jokowi bilang 'kita sedia payung sebelum hujan'
  • Harga Toyota Fortuner 2016 dibanderol mulai Rp 531 juta!
  • Pesan Gus Mus, gegeran di Muktamar NU akan berakhir ger-geran
  • PDIP dukung pasal penghinaan presiden, tapi harus hati-hati
  • SHOW MORE