Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terjerat Pinjol, 121 Mahasiswa IPB Dapat Keringanan Pengembalian Pinjaman

Terjerat Pinjol, 121 Mahasiswa IPB Dapat Keringanan Pengembalian Pinjaman Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mengatakan, 121 mahasiswa IPB yang terjerat pinjaman online (pinjol) mendapatkan keringanan untuk membayar pinjaman. Mereka terikat dengan 4 platfom penyedia pinjaman. Di antaranya Akulaku, Kredivo, Shopee Paylater, dan SPinjam. Untuk Akulaku, ada 31 mahasiswa dengan total pinjaman sebesar Rp 66,17 juta.

"OJK menyampaikan bahwa para mahasiswa IPB yang jadi korban penipuan berkedok kerja sama dengan penjualan online telah berhasil mendapatkan keringanan dan restrukturisasi pinjaman dari 4 platform penyedia pinjaman yang digunakan saat kejadian," ujarnya dalam Konferensi Pers, Senin (19/12).

Rinciannya, 121 orang tersebut terlibat 197 pinjaman dengan total nilai Rp 650,19 juta. Sementara, untuk pinjaman tertinggi berada di angka Rp 16,09 juta. "Angka ini merupakan data yang berhasil dihimpun oleh posko pengaduan Satgas Waspada Investasi (SWI) yang berada di kampus IPB sampai 23 November 2022 yang lalu," ungkapnya.

Kemudian, Kredivo sebanyak 74 mahasiswa dengan total pinjaman Rp 250,55 juta, Shopee Paylater sebanyak 65 siswa dengan total pinjaman Rp 201,65 juta, dan SPinjam sebanyak 41 mahasiwa dengan total pinjaman Rp 141,81 juta.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menuturkan ada beberapa mahasiswa yang mendapat penghapusan utang. Di antaranya, adalah 31 mahasiswa yang terikat dalam platform Akulaku. Dengan total penghapusan pinjaman senilai Rp 66,17 juta. Sisanya, seperti Kredivo, Shopee Paylater, dan SPinjam melakukan penghapusan denda dan bunga pinjaman.

"Dari Akulaku mereka penghapus-bukuan dari 31 mahassiwa dengan jumlah Rp 66,17 juta, Kredivo, SPay Later, SPinjam mereka melakukan penghapusan atas denda dan bunga sehingga hanya utang pokok saja. Ini tentu menggembirakan bagi para mahasiswa," bebernya.

"Di samping pemberian restrukturisasi, mereka juga tidak masuk dalam daftar hitam dalam sistem pinjaman online ini," tambah Tongam.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP