Terbang perdana, Batik Air tantang Garuda Indonesia

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Jumat, 26 April 2013 07:21




Terbang perdana, Batik Air tantang Garuda Indonesia
Batik Airlines. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Potensi industri penerbangan di Indonesia cukup menarik minat investor. Bisnis penerbangan akan semakin berkembang dan ramai seiring semakin besarnya kelompok masyarakat golongan kelas menengah ke atas.

Percaturan bisnis penerbangan dalam negeri akan semakin ramai dengan kehadiran salah satu maskapai penerbangan baru yang saat ini tengah mendaftar di Kementerian Perhubungan. NAM Air dan Batik Air bakal meramaikan ketatnya persaingan menguasai langit Indonesia.

Pihak Lion Mentari Airlines menyatakan unit usaha maskapai Batik Air mulai terbang di langit Indonesia pada 3 Mei mendatang. Jalur penerbangan perdana maskapai ini melayani rute Jakarta-Manado.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti menyebutkan Batik Air sudah mendaftarkan SIUP ke kementerian perhubungan dan telah dikeluarkan. Saat ini maskapai di Indonesia yang menyediakan layanan full service adalah PT Garuda Indonesia dan PT Pasific Royale Airways.

Direktur Umum Lion Mentari Airlines Edward Sirait mengatakan, maskapai ini akan menggunakan pesawat jenis 737-900 ER. Maskapai Batik Air akan menggunakan layanan full service, dengan memiliki 160 kursi di kelas ekonomi dan 12 kursi kelas bisnis.

"Intinya Batik Air ingin menyajikan pelayanan berbeda," kata Edward saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Edward mengatakan, pihaknya akan mendatangkan enam unit pesawat untuk Batik Air dengan target keterisian penumpang sebesar 100 persen sampai akhir tahun. "Kalau rute, kita ingin masuk ke seluruh kota di Indonesia dan kita tidak menargetkan jumlah penumpang tapi kita targetnya untung besar," kata Edward.

Untuk mendukung operasional Batik Air, Lion Air mendatangkan empat pesawat baru jenis Boeing. "Kami akan datangkan 4 pesawat tersebut yang rencananya akan didatangkan secara bertahap. Bulan ini 2 pesawat, Mei nanti akan turun 2 pesawat lagi, jadi total 4 pesawat tahun ini," ujar Direktur Utama Lion Air Rusdi Kirana di Hotel Sheraton, Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Lion Air, Aditya Simanjuntak mengatakan maskapai Batik Air juga akan menggunakan terminal 1C bersama dengan Lion Air.

Dalam upayanya memanjakan penumpang, pesawat Batik Air rencananya akan berdesain mewah. Pesawat ini akan menambahkan pelayanan Wi-Fi dan monitor TV di masing-masing tempat duduk. Selain itu penumpang juga bisa menggunakan telepon di udara.

Kapasitas pesawat yang hanya mencapai 172 kursi membuat penumpang lebih leluasa berada di dalam pesawat. Dalam operasionalnya nanti, Lion Air telah menyiapkan kode IATA "ID" sebagai kode penerbangan Batik Air.

Pada tahap awal beroperasi, maskapai ini akan melayani rute Jakarta-Balikpapan satu kali sehari dan Jakarta-Manado dua kali sehari.

[bmo]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pulang ngapel di mal, tas Ayu dicopet di angkot
  • Geledah kampus UKI, BNN temukan parang dan alat isap sabu
  • Ini modus kapal nelayan asing kelabui aparat keamanan
  • Adik Ical nyerah tak bisa bayar Rp 781 M, pasrah Lapindo dibeli
  • [foto] sungmin suju - sa eun nikmati bulan madu di maladewa
  • Todongkan pistol, perampok di Solo kuras uang dan perhiasan
  • Tak ada di Balai Kota, kemana Wagub Djarot seharian?
  • Bakrie tak kuat bayar Rp 781 M, Jokowi resmi beli aset Lapindo!
  • JK sebut sudah biasa warga asing jadi bos BUMN
  • Fahri: Rini pro asing anggap orang Indonesia gak jago
  • SHOW MORE