Syarat Indonesia biar jadi negara maju

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Selasa, 18 September 2012 19:54




Syarat Indonesia biar jadi negara maju
Agus Martowardojo. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Keuangan mengungkapkan optimismenya jika Indonesia bisa menjadi negara maju sesuai dengan prediksi McKinseyGlobal Indonesia.

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, mengatakan terdapat setidaknya tiga syarat agar Indonesia menjadi negara perekonomian ketujuh terbesar dunia. Syarat pertama ialah pengelolaan penggunaan energi yang baik.

Saat ini, kebutuhan energi dalam negeri, masih bergantung pada energi fosil khususnya minyak bumi belum mengembangkan energi baru terbarukan. Selain itu Indonesia masih menganggarkan subsidi yang besar untuk sektor energi ini. "Sektor energi harus dikelola dengan baik," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (18/9).

Syarat kedua, lanjutnya, pengelolaan sumber daya manusia (SDM)dengan pendidikan yang merata. Hal ini agar keahlian SDM Indonesiaseimbang di seluruh Indonesia.

Syarat ketiga, adalah peningkatan dan perbaikan produktivitas di sektor pertanian. Kesemua syarat itu perlu dilakukan untuk mendukung pertumbuhan. "Indonesia kalau bisa mempertahankan pertumbuhan dan pembangunannya, kita bisa masuk enam atau tujuh besarnegara terbesar," ungkapnya.

Seperti diketahui, menurut laporan yang diterbitkan oleh McKinseyGlobal Indonesia (MGI) Indonesia berpotensi akan menjadi negaraekonomi terbesar ke 7 dunia pada tahun 2030.

[arr]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Demokrat minta Jokowi stop pencitraan & berhenti salahkan SBY
  • JK: Menteri paling populer di kabinet sekarang lulusan SMP
  • Terbelit utang, napi di Lapas Palembang tewas gantung diri
  • Panti asuhan Zending Islam Medan ludes terbakar
  • Mahfud MD: Agar bersih, KPK perlu buka cabang di daerah
  • 6 tindakan negatif yang ternyata punya manfaat besar dalam hidup
  • Jaksa Agung nyatakan eksekusi pidana mati harus menunggu grasi
  • Jokowi: Tak ada negara islam & demokrasi seperti Indonesia
  • Remehkan prestasi bulutangkis Indonesia, La Nyalla di-bully
  • MA: Kecil kemungkinan PK terpidana mati dikabulkan
  • SHOW MORE