Semen Gresik perkuat bisnis ready mix

Reporter : Alwan Ridha Ramdani | Selasa, 15 Januari 2013 14:57




Semen Gresik perkuat bisnis ready mix
Semen. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Anak perusahaan Semen Indonesia, PT SGG Prima Beton memperkuat bisnis semen siap pakai (ready mix) atau batching plant. Perseroan, hari ini, Selasa (15/1), meresmikan pabrik anyar di Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Pada tahun ini, perseroan menargetkan menambah pabrik hingga 9 unit dengan dana investasi Rp 70 miliar. "Ini merupakan bagian dari penguatan distribusi channel dalam strategi pemasaran dan penjualan Semen Indonesia," kata Direktur Utama SGGPB Herry Wahyudi dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com.

Dia mengatakan pabrik anyar di Serpong memiliki kapasitas 75 meter kubik per jam. Perseroan saat ini memiliki empat mesin batching plang dengan dua mesin adalah mobile batching plant dengan kapasitas 100 meter kubik per jam. "Ini untuk melayani proyek besar," katanya.

Perseroan kata, Hery, tengah melakukan pemesanan 75 unit mixer truk semenjak 2012. Paling tidak, 15 unit sudah siap digunakan pada tahun ini." Perseroan juga menambah pesanan pada tahun ini sebanyak 100 unit.".

Dia mengatakan fokus pasar utama perseroan wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten. "Ini untuk memperkuat basis bisnis Semen Indonesia di Jawa," katanya.

Perseroan tengah melakukan upaya akuisisi PT Varian Usaha Beton, perusahaan sejenis yang telah beroperasi di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali dan masih tercatat sebagai anak usaha Semen Indonesia. "Kami memosisikan anak perusahaan sebagai strategic tools untuk ikut menopang bisnis inti perseroan," katanya.

[arr]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Dikritik hanya meributkan Petral, Faisal Basri membela diri
  • Cerita kaum muda negara Islam mulai kerajingan tato
  • Ini 4 masakan istri wali kota Solo yang digandrungi Megawati
  • ABG wanita di Rohul diperkosa 4 pria, satu pelaku kakek 54 tahun
  • Pasek: Ibas dan Syarief Hasan lebih layak dipecat dari Demokrat
  • Gunung Gamalama erupsi, Peringatan HUT Kota Ternate dibatalkan
  • Faisal Basri minta pemerintah subsidi Pertamax
  • Gaji Rp 1 juta, tukang sapu di Bekasi kesehatannya tak terjamin
  • Kasus Annas Mamun berpotensi dilindungi Lembaga Kepresidenan
  • Megawati masih punya pengaruh menentukan kabinet Jokowi-JK
  • SHOW MORE