SBY: Teliti pilih kontraktor

Reporter : Saugy Riyandi | Selasa, 7 Agustus 2012 16:23




SBY: Teliti pilih kontraktor
SBY menyerahkan SPT. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Lambatnya realisasi proyek pembangunan pembangkit tenaga listrik 10.000 Megawatt tahap I harus menjadi pelajaran. Ada catatan tersendiri dari lambannya proyek tersebut, termasuk dari sisi kontraktor yang mengerjakan.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan Kementerian energi dan sumber daya mineral (ESDM) untuk lebih teliti memilih kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Presiden mengungkapkan kekecewaannya atas investor yang tidak tepat janji.

"Pengalaman sebelumnya, investor yang menjanjikan banyak hal ternyata tidak memberikan apa-apa," tegas SBY usai rapat kerja terbatas di Kantor Pertamina Pusat, Selasa (7/8).

SBY meminta, untuk pengerjaan proyek pembangkit listrik 10.000 MW tahap II tidak perlu menunggu terselesaikannya 10.000 MW tahap I. Harapannya. Indonesia bagian timur dapat tersuplai listrik sesuai dengan kebutuhannya. "Kita pastikan ini jadi lebih baik perencanaannya dan implementasinya lebih baik dari yang direncanakan," katanya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyalahkan kontraktor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang masuk dalam program percepatan 10.000 Megawatt (MW) tahap I yang terus molor tidak sesuai jadwal.

"Memang itu perbedaan antara kontraktor China dengan Jepang, kalau Jepang ontime," kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji.

Dia menjelaskan seluruh PLTU dalam program fast track 10.000 MW dibangun oleh kontraktor asal China. Dari 37 PLTU yang dibangun, hanya 1 PLTU, yaitu PLTU Labuan yang pelaksanaan pembangunannya tepat waktu. "Yang lain mundur, ada yang enam bulan, sembilan bulan dan ada yang sampai satu tahun," paparnya.

Dia menjelaskan PLN telah memberikan sanksi kepada kontraktor asal China tersebut sesuai dengan kontrak perjanjian. Sanksi tersebut berbeda-beda setiap PLTU, namun maksimal 10 persen dari nilai kontrak.

[oer]

KUMPULAN BERITA
# Presiden SBY

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Selamat tinggal Nokia, produkmu akan dikenang sepanjang masa
  • 'Gerakan ISIS' Aceh minta wali kota cambuk Bakri
  • Pengusaha ragukan komitmen Jokowi kembangkan ekonomi kreatif
  • Raditya Dika itu 'monster', kami punya alasannya
  • Bus Sari Indah terguling di Pantura, 2 penumpang tewas di tempat
  • Tangki minyak PT DKP terbakar, karyawan terjebak di pabrik
  • Ahok: Kalau M Taufik jadi gubernur mending gue pulang kampung!
  • Pramono Anung, Jimly, Hendropriyono dan Hasto datangi rumah Mega
  • IPNU tagih janji Jokowi 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional
  • Diperiksa KPK, Bonaran bantah punya handphone di Rutan
  • SHOW MORE